Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Diterjang Angin Kencang, Tembok Lantai 3 Sekolah MI Al Falah Tulungagung Roboh, 1 Ruang Kelas Rusak

Diterjang Angin Kencang, Tembok Lantai 3 Sekolah MI Al Falah Tulungagung Roboh, 1 Ruang Kelas Rusak.

Penulis: David Yohanes | Editor: Sudarma Adi
SURYA/DAVID YOHANES
Polisi melakukan olah TKP di reruntuhan tembok MI Al-Falah Ngebong. 

Diterjang Angin Kencang, Tembok Lantai 3 Sekolah MI Al Falah Tulungagung Roboh, 1 Ruang Kelas Rusak

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Falah di Desa Ngebong, Kecamatan Pakel Tulungagung rusak parah karena diterjang angin kencang, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Angin berkecepatan tinggi ini merobohkan tembok di lantai tiga yang dalam tahap pembangunan.

Reruntuhan bata dari lantai tiga ini kemudian jatuh dan menimpa ruang kelas di bawahnya.

Akibatnya ruang kelas yang tertimpa reruntuhan ikut mengalamu rusak berat.

Seusai Raih Penghargaan Internasional, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung Disambut Meriah Karyawan

Pria Tulungagung Tak Sadar Jual 4 Ponsel Curian ke Polisi, Tak Berkutik Digiring ke Kantor Polisi

Krisis Air Bersih Melanda Desa Sumberagung, Tak Masuk Desa Terdampak Kekeringan di Tulungagung

“Pekerja tengah memasang batang ringan di lantai tiga. Diduga cara pemasangannya tidak bagus, sehingga tidak kuat menahan angin kencang,” terang Kabid Logistik dan Kebencanaan BPBD Tulungagung Nursono.

Saat angin kencang bertiup, para siswa sekolah setingkat SD ini sudah pulang.

Reruntuhan berupa bata ringan dari lantai 3 jatuh ke arah ruang kelas 3 yang ada di bawah.

Material itu merusak sekitar 300 genting , merusah kayu penopang atap dan menjebol plafon, kemudian jatuh ke lantai.

“Saat kejadian hanya ada sejumlah guru yang masih berada di ruang kantor,” sambung Nursono.

Akibat kejadian ini siswa kelas 3 dipastikan tidan bisa menempati ruang kelasnya.

Polisi sempat melakukan olah TKP di lokasi kejadian, untuk memastikan penyebab runtuhnya tembok di lantai 3 ini.

Warga sekitar kemudian bahu membahu membersihkan reruntuhan.

“Hanya ada satu ruang kelas yang rusak. Kelas yang lain tidak terpengaruh,” pungkas Nursono

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved