Info Sehat
INFO SEHAT HARI INI: Metode Klem di Rumah Sunat dr Mahdian, Prosesnya Lebih Cepat, Higienis, & Aman
Kini, orang tua memilih metode baru yakni penggunaan klem yang dinilai lebih praktis proses sunat yang lebih mudah dan cepat.
TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Sunat seharusnya jadi pengalaman menyenangkan yang dilakukan sekali seumur hidup.
Tapi, tak jarang sunat harus dilakukan dua kali karena beberapa alasan.
Lalu, apa sih penyebab melakukan sunat ulang?
Sunat dianggap gagal jika kulit kulup yang harus terpotong mulai dari ujung hingga lingkaran di kepala penis (korona) masih meninggalkan sisa.
• Polres Lamongan Gelar Khitan Massal, 37 Anak Disunat Gratis, dapat Sarung dan Uang Saku
Menurut dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, kondisi seperti itu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:
1. Saat disunat kulitnya kurang banyak diambil
2. Burried penis atau penis tenggelam pada anak gemuk
3. Kulit kulup yang tersisa mengalami iritasi atau infeksi sehingga harus disunat ulang
Untuk meminimalisir hal tersebut, maka sunat sebaiknya dilakukan di tempat terpercaya dan dengan dokter yang sudah berpengalaman di bidangnya.
Selain itu, kini juga sudah ada metode modern untuk sunat.
• Viral Bocah SD di Solo Disunat Jin, Sang Ibunda Ungkap Kronologinya dan Sebut Ada yang Aneh!
Dilansir dari Tribunnews.com, cara sunat konvensional dengan menggunakan pisau dan jahitan maupun laser pelan-pelan mulai ditinggalkan orangtua yang menyunatkan anaknya.
Kini, orang tua memilih metode baru yakni penggunaan klem yang dinilai lebih praktis proses sunat yang lebih mudah dan cepat.
Selain itu perdarahan minimal, tanpa jahitan, proses penyembuhan luka lebih cepat, serta lebih higienis dan aman.
Metode klem di Rumah Sunar dr. Mahdian misalnya, diklaim sudah dipercaya dan punya beberapa keunggulan.
Tidak hanya sebagai pelopor sunat dengan metode klem, Mahdian klem juga memiliki banyak kelebihan, diantaranya:
• Rekomendasi WHO
• Tanpa jahit & tanpa perban
• Minim perdarahan
• Proses penyembuhan lebih cepat
• Higienis & aman
• Proses sunat lebih cepat dan aman
Kelebihan Mahdian Klem antara lain :
- Meminimalkan risiko perdarahan
- Tindakan sunat kurang dari 10 menit
- Tanpa perban dan tanpa jahitan
- Habis sunat boleh kena air
- Hari ini sunat besok bisa beraktivitas
• Wujud Bakti Pada Mendiang Orang Tua, Dirut RS Fathma Medika Gresik Gelar Sunat Gratis Setiap Tahun
"Cara sunat konvensional memerlukan persiapan peralatan maupun tenaga medis lebih banyak," kata praktisi sunat dari Rumah Sunat dr Mahdian, dr Encep Wahyudan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/11/2019).
Di Rumah Sunat dr Mahdian, lebih dari 90 persen memilih menggunakan metode baru yakni klem yang lebih aman.
Rumah Sunat Dr. Mahdian telah mengembangkan klem hasil inovasi anak negeri, disebut Mklem sejak 2015.
"Sebelum MKlem dikembangkan,semua klem yang ada dan digunakan di Indonesia adalah produk import terutama Malaysia dan Turki," kata Encep.
Namun selain masalah biaya, bentuk dan kualitas klem import ini dirasakan kurang sesuai dengan anatomi penis anak-anak Indonesia sehingga diperlukan buatan dalam negeri.
"Mklem sudah disesuaikan dengan anatomis anak Indonesia pada umumnya, desain yang lebih memperhatikan kemudahan aplikasi, keamanan dan kenyamanan anak," katanya.
Mklem memiliki keunggulan dari sisi tabung, penjepit, maupun pengunci yang berupa sekrup.
Penjepit Klem terbuat dari bahan Polycarbonate (PC) khusus yang lebih kuat namun ringan, dengan pori-pori lebih kecil.
Yang membedakan MKlem dengan klem lain, salah satunya pada desain sekrup pengunci.
Selain lebih mudah bagi dokter, sekrup ini memiliki daya kunci yang kuat dan memungkinkan pemotongan prepusium atau kulit kulup di zero point sehingga jaringan nekrotik lebih tipis ±1 mm.
"Selain itu, kemiringan tabung juga disesuaikan dengan anatomis anak Indonesia," katanya.
Sunat modern dengan klem Iebih praktis, karena proses sunat yang Iebih mudah dan cepat, perdarahan lebih minimal, tanpa jahitan, proses penyembuhan luka Iebih cepat serta higienis dan aman.
• Diduga Sunat Dana Hibah Sepak Bola Rp 3.8 M, Mantan Ketua PSSI Kota Pasuran Dikeler Polda Jatim
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sunat Konvensional Mulai Ditingalkan, Metode Klem Kini Banyak Dipilih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/info-sehat-hari-ini-metode-non-konvensional-klem-proses-sunat-lebih-cepat-higienis-dan-aman.jpg)