Lesunya Pria Sampang Dituntut JPU Bui Seumur Hidup Gegara Selundupkan 2 Kardus Sabu, Ajukan Pleidoi

Lesunya Pria Sampang Dituntut JPU Bui Seumur Hidup Gegara Selundupkan 2 Kardus Sabu, Ajukan Pleidoi.

Lesunya Pria Sampang Dituntut JPU Bui Seumur Hidup Gegara Selundupkan 2 Kardus Sabu, Ajukan Pleidoi
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
terdakwa Samsul Hadi saat jalani sidang di PN Surabaya, Senin, (19/11/2019). 

Lesunya Pria Sampang Dituntut JPU Bui Seumur Hidup Gegara Selundupkan 2 Kardus Sabu, Ajukan Pleidoi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pria Asal Sampang, Madura ini dituntut penjara seumur hidup oleh JPU Kejari Tanjung Perak, Yusuf Akbar setelah dinyatakan terbukti menyelundupkan dua dus sabu

Adalah Samsul Hadi tertunduk lesu selama jalani sidang di Ruang Garuda, Pengadilan Negeri Surabaya

Pria asal Desa Tambenu Daya ini terbukti melakukan pemufakatan jahat dalam peredaran narkotika jenis sabu jaringan Sookobana, Sampang-Madura. 

Penasihat Hukum Pria Sampang Selundupkan 2 Dus Sabu Miris Dengar Dakwaan Jaksa, Terdakwa Terbujuk

Polsek Taman Sidoarjo Gerebek Rumah Tukang Las yang Seringin Dipakai Pesta Sabu-sabu

Berdalih Tambah Stamina Saat Ambil Pasir di Blitar, Sopir Truk ini Rutin Kosumsi Sabu-sabu

Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009.

“Sesuai dakwaan kedua, memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan pidana penjara selama seumur hidup. Menyatakan barang bukti narkoba beserta bungkusnya dirampas untuk dimusnahkan,” kata JPU Yusuf, saat membacakan tuntutan, Selasa, (19/11/2019). 

Setelah mendengarkan pembacaan surat tuntutan tersebut, ketua majelis hakim Dwi Winarno bersama penasehat hukum terdakwa sepakat menunda sidang sepekan mendatang dengan agenda pembelaan.

“Kita sepakat pembelaan dibacakan seminggu lagi, sebab masa tahanan terdakwa akan berakhir,” sambungnya menutup persidangan.

Kasus ini berawal dari informasi yang diterima Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Bea Cukai bahwa ada pengiriman dua paket kotak kardus diduga berisi narkotika.

Pengiriman tersebut melalui jasa perusahaan eksport import dari Malaysia menuju Sampang, Madura.

Kardus warna coklat itu berisi satu buah Asian Super Gypsum warna putih yang didalamnya berisi tiga kantong plastik narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 1.109 gram, 1.081 gram, 1.090 gram,1.084 gram, 1.119 gram, 1.188 gram, satu roll selang kompor gas, tiga bungkus Kopi, tiga bungkus susu, empat botol pewangi  pakaian, sembilan bungkus bumbu masak, satu ikat bawang putih, lima belas sarung tangan, tiga cetok, empat Handphone, uang tunai Rp 300 ribu dan satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi M-5336-PO.

Untuk satu kardus lainnya, dengan Nomor Resi 37608 berisi satu Asian Super Gypsum warna putih yang di dalamnya berisi dua kantong yang  berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 1.101 gram, 1.059 gram, 1.079 gram, 1.071 gram, satu roll selang, dua roll kabel, satu bungkus pampers, satu Amplifier, satu Gergaji Listrik, satu Mata gergaji listrik, dua Cetok Semen, lima puluh enam sachet kopi, sepuluh bungkus bumbu masak serta 1 (satu) jerigen cairan latex mortar.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved