Universitas Ciputra Surabaya Ajak Masyarakat Memanfaatkan Tepung

Jurusan Teknologi Pangan Universitas Ciputra (UC) Surabaya berpendapat, masyarakat, khususnya para pelaku UMKM perlu mengetahui apa saja jenis tepung

Universitas Ciputra Surabaya Ajak Masyarakat Memanfaatkan Tepung
hefty Suud/Tribunjatim.com
Ir Hari Purnomo dari UC Surabaya (berdiri) menyampaikan materi dalam Mini simposium bertema Funcionality of Flour As A Food Ingredient. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tepung menjadi bagian dari  bahan pangan yang mudah ditemui dan memiliki banyak jenis.

Jurusan Teknologi Pangan Universitas Ciputra (UC) Surabaya berpendapat, masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mengetahui apa saja jenis tepung dan apa perbedaan dari jenis-jenis tepung yang ada.

Untuk itu, hari ini, Rabu (20/11/2019), Jurusan Teknologi Pangan UC Surabaya menggelar mini simposium bertema Funcionality of Flour As A Food Ingredient.

Dalam simposium tersebut, hadir pakar di bidang tepung dan pati dari Univesity Kuala Lumpur, Prof Dato DR Mohd Azemi Mohd Nor PhD. Selain itu, Ir Hari Purnomo dari UC Surabaya dan Alvan Faizin dari PT Wilmar Nabati Indonesia juga tampil sebagai pembicara.

"Tapioka itu adalah tepung, sagu juga tepung, sama-sama tepungnya tapi masing-masing punya kandungan yang berbeda. Otomatis pemanfaatannya sebagai bahan makanan juga berbeda" papar Azemi kepada Tribunjatim.com.

Azemi pun menambahkan, mengetahui jenis tepung dan pengapikasiannya yang sesuai ke dalam olahan pangan akan menghasilkan produk yang lebih berkualitas.

VIDEO Detik-detik Wali Kota Risma Kena Prank Saat Ultah, Perhatikan Reaksinya Saat Tahu Pelakunya

UMK Jatim 2020 Ditetapkan, Jember Rp 2,3 Juta, Naik Rp 184 Ribu Dibanding Tahun Sebelumnya

Tiket Kereta Api Natal & Tahun Baru 2020 Dapat Dipesan Mulai 25 November di Seluruh Kanal Penjualan

Pasalnya, imbuh Hari, tepung tidak hanya menjadi bahan baku pembuatan roti, tepung pun dipakai sebagai salah satu bahan untuk mengolah produk daging. Diantaranya pada produk nugget dan pentol.

Untuk pembuatan roti misalnya, tidak bisa menggunakan tepung tapioka atau tepung sagu, sebab kandungan protein yang membentuk gluten dalam jenis tepung tersebut kurang mencukupi.

Pulung Handini, salah satu pelaku umkm asal Mojokerto di bidang katering mengaku, dari simposium tersebut, ia jadi lebih tau bagaimana memanfaatkan jenis tepung untuk masakannya secara tepat.

"Kalau biasanya saya bikin bakso ya pakai terigu, tapi ini dikasih tau kalau bikin bakso itu baiknya pakai tepung tapioka. Kalau mau bikin menu crispy, pakainya tepung rendah kalori," papar Pulung kepada Tribunjatim.com.

"Jadi selama tiga jam tadi, kami bahas mulai dari dasar dulu, soal jenis-jenis tepung yang umum, sampai ke pemanfaatanya. Kalau dasarnya sudah tahu, kan untuk mengembangkannya akan lebih mudah," ujar Jessica Renata Yoewono, Ketua Panitia mini simposium bertema Funcionality of Flour As A Food Ingredient.

Dengan mengetahui cara memanfaatkannya secara maksimal sesuai jenis tepungnya, melalui kegiatan tersebut juga diharapkan agar masyarakat lebih menarik perhatian pada tepung lokal.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved