Kejatim Jatim Tak Bisa Tentukan Sikap atas Kasus Vlog Ahmad Dhani, Aspidum: Nunggu Putusan PT Dulu

Kejatim Jatim Tak Bisa Tentukan Sikap atas Kasus Vlog Ahmad Dhani, Aspidum: Nunggu Putusan PT Dulu.

Kejatim Jatim Tak Bisa Tentukan Sikap atas Kasus Vlog Ahmad Dhani, Aspidum: Nunggu Putusan PT Dulu
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Aspidum Kejati Jatim, Herry Ahmad Pribadi saat ditemui di Kejati Jatim, Jumat, (22/11/2019). 

Kejatim Jatim Tak Bisa Tentukan Sikap atas Kasus Vlog Ahmad Dhani, Aspidum: Nunggu Putusan PT Dulu

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejati Jatim hingga kini masih menunggu putusan dari Pengadilan Tinggi (PT) atas kasus Ahmad Dhani terkait vlog idiot. Oleh sebab itu pihaknya belum bisa menanggapi putusan tersebut. 

"Sampai sekarang kami belum menerima (putusan) itu. Hanya sekedar informasi saja. Ya kami belum bisa tentukan sikap," terang Aspidum Kejati Jatim Herry Ahmad Pribadi, Jumat, (22/11/2019). 

Ditanya apakah ada tenggang waktu tertentu dalam penerimaan putusan tersebut. Herry mengaku tidak ada. Selama belum menerima belum terhitung tenggang waktu. 

12 Bacawali Kembalikan Formulir Pendaftaran Cawali Surabaya ke Gerindra, Tak Ada Nama Ahmad Dhani

Maia Bongkar Fakta Ahmad Dhani ‘Nyolong’ Karyanya, Balas Teriakan Penonton, Ari Lasso Bahas Pidana

Banding Kasus Vlog Idiot Ahmad Dhani, Kejari Surabaya Tak Ingin Gegabah Tanggapi Putusan Pengadilan

"Baru kalau kita sudah menerima, ada tenggang waktunya untuk menyatakan upaya hukum lainnya ya. Jadi kami menunggu," lanjutnya. 

Diketahui, Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur menyatakan bahwa Ahmad Dhani dinyatakan bersalah atas kasus vlog "idiot" di Surabaya. 

Meski vonis ini menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, namun hakim PT menurunkan hukuman pidana dari 1 tahun penjara menjadi pidana 3 bulan penjara 6 bulan percobaan.

Turunnya hasil banding kasus Ahmad Dhani ini sudah ditampilkan dalam sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Surabaya.

Perkara dengan nomor 1272/PID.SUS/2019/PT SBY ini, diputuskan oleh tiga majelis hakim yang diketuai oleh PH Hutabarat, dan dua hakim anggota, Agus Jumardo dan RR Suryowati. Putusan tersebut dikeluarkan pada Rabu (6/11/2019) lalu. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved