Pemuka Agama Nilai Demo Driver Online Mojokerto Pakai Salat Jenazah Tak Tepat: Tak Perlu Ranah Agama

Pemuka Agama Nilai Demo Driver Online Mojokerto Pakai Salat Jenazah Tak Tepat: Tak Perlu Ranah Agama.

Pemuka Agama Nilai Demo Driver Online Mojokerto Pakai Salat Jenazah Tak Tepat: Tak Perlu Ranah Agama
TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Driver Online Demo di Mojokerto 

Pemuka Agama Nilai Demo Driver Online Mojokerto Pakai Salat Jenazah Tak Tepat: Tak Perlu Ranah Agama

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi demo driver online Mojokerto (DOM) di Mojokerto yang disertai dengan salat jenazah di halaman terminal Kertajaya dinilai tidak tepat.

KH Zahrul Azhar Asaad atau yang akrab dipanggil Gus Hans mengungkapkan jika tindakan itu bukanlah ekspresi yang perlu dilakukan.

“Menyampaikan ekspresi kekecewaan itu sah-sah saja, tetapi tidak harus membawa ranah hal yang sifatnya ibadah. Toh itu kan permasalah perselisihan paham yang belum tentu total benar dan atau total salah,” kata Gus Hans, dalam rilis yang diterima Sabtu (30/11/2019).

Driver Online Semprot Parfum ke Wanita Hingga Pingsan Lalu Cabuli & Kabur, Berujung Sidang Tertutup

Pemkab Mojokerto Tetap Melantik Kepala Desa Terpilih Pada Awal Desember

Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Mojokerto Diperiksa Kejari

Dalam aksi tersebut para mitra GoCar mengemukakan keberatannya atas pemotongan insentif yang dirasa terlalu besar.

Oleh sebab itu, digelar prosesi salat jenazah yang menjadi simbol kekecewaan.

Namun, prosesi salat jenazah dianggap tidak tepat dalam konteks sebagai simbol dalam sebuah aksi yang tidak berada dalam ranah agama.

Gus Hans menambahkan, jika bentuk penyampaian gagasan dapat disampaikan dengan cara lain. “Sampaikan saja melalui demonstrasi yang lebih universal dan rasional sehingga tidak perlu membawa ranah agama," tambahnya.

Menurutnya masyarakat perlu memperhatikan setiap tindakan yang membawa unsur agama. Karena menjadikan agama sebagai candaan adalah kebiasaan orang orang yang tidak beradab.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved