Ratusan Ruang Kelas Sekolah di Kabupaten Jember Rusak

Ratusan ruang kelas di Kabupaten Jember terdata mengalami kerusakan. Meskipun Pemkab Jember melakukan proyek perbaikan ruang kelas rusak

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
sri wahyunik/surya
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat melihat kondisi SDN Jamintoro 3 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ratusan ruang kelas di Kabupaten Jember terdata mengalami kerusakan. Meskipun Pemkab Jember melakukan proyek perbaikan ruang kelas rusak, namun keberadaan ruang kelas yang rusak masih saja ditemukan di Kabupaten Jember.

Satu di antara ratusan ruang kelas yang rusak itu adalah SDN Jamintoro 3, Desa Jamintoro Kecamatan Sumberbaru, Jember. Seluruh ruang kelas di SDN tersebut dilaporkan tidak layak pakai. Mengutip laporan yang disampaikan oleh Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio, kerusakan bangunan sekolah itu terjadi pada atap sekolah, dan dinding.

"Atap sekolahnya rapuh, dan beberapa berlubang. Bahkan rangka atap juga ditopang memakai kayu karena dikhawatirkan ambruk. Semua ruang kelas tidak layak dipakai," ujar Subagio kepada Surya, Minggu (1/12/2019).

Saat hujan turun, atau situasi dikhawatirkan membahayakan, pelajar SDN tersebut belajar di teras sekolah, dan musala milik warga setempat. Musala itu berjarak dekat dari sekolah.

Dari penuturan pihak sekolah, kata Subagio, kondisi tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Tetatpi hingga tahun 2019 ini, sekolah itu belum termasuk sekolah yang masuk dalam daftar penerima bantuan perbaikan sekolah rusak dari Pemkab Jember.

Kosgoro Jatim Beri Apresiasi Dua Kader Kosgoro Bertarung di Bursa Ketua Umum Golkar

Kualitas Bangunan Gedung SDN 1 Putren Nganjuk Jelek, Wali Murid Ancam Hentikan Proyek

Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Penganiaya Bocah 4 Tahun

"Informasinya akan mendapatkan bantuan tahun 2020 nanti," lanjut Subagio. Kondisi memprihatinkan SDN itu, oleh jajaran pihak Polsek Sumberbaru dilaporkan ke Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal.

Pada akhir pekan ini, Alfian mendatangi sekolah tersebut. Pihak Polres Jember memberikan bantuan fasilitas tenda kepada sekolah tersebut. Ada dua tenda yang terpasang sejak Jumat (29/11/2019).

"Pak Kapolres menginstruksikan, kami melakukan antisipasi supaya peristiwa yang terjadi di Pasuruan (atap sekolah ambruk menimpa siswa dan guru) tidak terjadi di SDN Jamintoro 3. Dua tenda sudah kami dirikan untuk lokasi belajar mengajar," kata Subagio. Dua tenda itu mampu menampung 37 siswa SDN Jamintoro 3 untuk kegiatan belajar mengajar.

Pada Senin (2/12/2019), jajaran Muspika Sumberbaru, bersama warga sekitar akan membongkar atap sekolah tersebut. Pembongkaran itu juga untuk mengetahui estimasi perbaikan sekolah tersebut. Sementara, pelajar dan guru melakukan kegiatan belajar mengajar di tenda polisi tersebut. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved