Cara Beda Ujian Sekdes Desa Made Lamongan Pakai CBT, Kades Ingin yang Terpilih Tak Gagap Teknologi

Cara Beda Ujian Sekdes Desa Made Lamongan Pakai CBT, Kades Ingin yang Terpilih Tak Gagap Teknologi.

Cara Beda Ujian Sekdes Desa Made Lamongan Pakai CBT, Kades Ingin yang Terpilih Tak Gagap Teknologi
SURYA/HANIF MANSHURI
Sebanyak 52 pelamar calon sekdes Desa Made yang menjalani ujian CBT, Senin (3/12/2019) 

Cara Beda Ujian Sekdes Desa Made Lamongan Pakai CBT, Kades Ingin yang Terpilih Tak Gagap Teknologi

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ada yang menarik dalam pelaksanaan ujian Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Pasalnya pelaksanaan ujian Sekdes di desa tersebut tidak Paper Based Test (PBT), namun berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT).

Pelaksanaan ujian bagi calon sekdes di Desa Made ini tentu berbeda dari pelaksanaan ujian untuk seleksi Sekretaris Desa (Sekdes) maupun perangkat desa lainnya, yang biasanya dilakukan dengan mengerjakan soal pada lembaran kertas.

Target Sukses, KPU Lamongan Buka Lomba Pembuatan Jingle dan Mascot Pilkada 2020

Toyota Avanza Berhenti Ada Lalin Ramai di Lamongan, Tetiba Ditabrak Truk Tronton Hingga Ringsek

Ini Cara Seorang Anggota Polres Lamongan Tanam Kemuliaan Sebagai Tabungan Akhirat

Ada alasan yang sangat logis bagi desa yang masuk wilayah Kecamatan Lamongan ini.

Kepala Desa Made Eko Widyanto kepada wartawan, Selasa (3/12/2019) mengatakan, dipilihnya ujian berbasis komputer, lantaran pihaknya menginginkan agar nantinya Sekdes yang terpilih tidak gagap teknologi.

Makanya, kata Eko, saat tes sekdes dilaksanakan pada Senin (2/12/2019) semuanya harus menjalani tes dengan sistem CBT.

Masalahnya di era sekarang, kemampuan teknologi itu sangat dibutuhkan. Jadi puluhan calon sekdes wajib ikut test berbasis komputer.

"Ada 52 calon Sekdes ikut tes, meliputi Pancasila, UUD, agama, adminitrasi perkantoran dan komputer. Ujian berbasis komputer ini juga sekaligus mengenalkan teknologi kepada Calon Sekdes," kata Eko.

Selain itu, kata Eko, ujian berbasis komputer juga lebih menjaga kerahasiaan materi dan mencegah terjadinya manipulasi hasil ujian.

"Selain itu juga mempercepat proses seleksi," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Pemdes Pemkab Lamongan Abdul Khowi menyebut bahwa ujian Sekdes dengan menggunakan CBT di Desa Made tersebut menjadi yang pertama kali di Kabupaten Lamongan.

"Kalau memang ini hasilnya baik akan kita sampaikan ke desa desa lain," kata Khowi.

Khowi juga berharap dengan CBT, pelaksanaan ujian Sekdes maupun perangkat desa yang lain di Lamongan dapat berlangsung dengan jujur dan adil. "Dan yang utama perangkat desa tidak Gaptek (Gagap Teknologi," ucapnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved