Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Balita yang Diduga Salah Mengonsumsi Obat di Madiun

Pihak kepolisian Polres Madiun, akan menyelidiki kasus kematian seorang balita bernama Muhamad Noval Muhtarom (4), yang meninggal dunia

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Balita yang Diduga Salah Mengonsumsi Obat di Madiun
SURYA.CO.ID/RAHADIAN BAGUS
Tarmiati (40) tak kuasa menangis, saat almarhum puteranya Muhammad Noval Muhtarom (4) dibopong keluar dari rumahnya untuk dimakamkan. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pihak kepolisian Polres Madiun, akan menyelidiki kasus kematian seorang balita bernama Muhamad Noval Muhtarom (4), yang meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar, Rabu (4/12/2019) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, anak pasangan Sadikan (38) dan Tarmiati (40) warga RT 13/ RW 02, Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ini meninggal dalam kondisi kulit tubuh seperti melepuh di bagian tangan, dada, wajah, dan punggung.

Orangtua Noval menduga, kematian anak mereka disebabkan karena salah mengonsumsi obat dari Klinik Wahyu Husada yang beralamat di Desa Dimong, Kecamatan/Kabupaten Madiun. Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Madiun.

"Masih kami selidiki, cuma dari pihak keluarga tidak mau kalau dilakukan autopsi," kata Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos kepada Tribunjatim.com ketika dikonfirmasi, Rabu (4/12/2019) sore.

Mobil Anggota Polda Jatim Dirampas Geng Debt Collector Gresik, Diancam Dibunuh, 1 Orang Tertangkap

Angin Puting Beliung Rusak 30 Rumah Warga Jember, Gudang Tembakau Ambruk hingga Pohon Tumbang

Setelah adanya laporan dari pihak keluarga, Tim Inafis Polres Madiun sudah datang ke lokasi untuk memeriksa jasad Noval. Akan tetapi, pemeriksaan hanya dilakukan pada bagian luar tubuh korban.

"Memang, dari pemeriksaan luar, ditemukan bahwa ada bercak-bercak, kulitnya sebagian mengelupas, tapi kami belum tahu apa penyebab kematiannya," katanya kepada Tribunjatim.com.

Dia menambahkan, rencananya setelah memeriksa kedua orangtua Noval, polisi juga akan memanggil pihak Klinik Wahyu Husada untuk dimintai keterangan. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved