Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 1 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang memusnahkan barang bukti dari 121 tindak pidana kejahatan narkotika dan zat adiktif lainnya, Jumat (6/12/2019).

SURYA.CO.ID/SUTONO
Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kejari Jombang dengan cara dibakar dan direndam. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang memusnahkan barang bukti dari 121 tindak pidana kejahatan narkotika dan zat adiktif lainnya, di halaman kantor Kejaksaan Negeri, Jumat (6/12/2019).

Barang bukti tersebut merupakan hasil sitaan selama enam bulan terakhir, dari 60 tersangka.

Pemusnahan berdasar Surat Perintah Pemusnahan Barang Bukti Nomor: print.294/M.5.25/Eku.3/12/2019. Nilai barang total Rp 1 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Syafiruddin menjelaskan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara narkotika dan zat adiktif lain yang telah diputus Pengadilan Negeri (PN) Jombang, selama enam bulan belakangan.

ASN ESDM Jatim Divonis 1,4 Tahun Penjara Atas Kasus Dugaan Pemerasan Izin Pertambangan

Terjerat Pungli Rp 50 Juta, ASN ESDM Jatim Divonis Hakim Tipikor 1,4 Tahun Penjara

“Karena perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap, maka sesuai ketentuan barang bukti harus dimusnahkan,” kata Syafiruddin usai memusnahkan barang bukti.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu-sabu seberat 305,78 gram, pil ekstasi 96,35 gram, pil double L sebanyak 120,242 butir, dan 1 dos seperangkat alat hisap serta 1 dos ponsel berbagai merek.

Jaksa Akan Tentukan Sikap Atas Putusan Vlog Idiot Ahmad Dhani dari Pengadilan Tinggi

Pulang dari Sungai, Seorang Kakek di Sidoarjo Tewas Tersambar Kereta Api

“Kalau nilai barang bukti yang dimusnahkan ini sekitar kurang lebih Rp 1 miliar, didominasi pil double L. Sementara kalau nilai uang yang mendominasi adalah barang bukti sabu-sabu dengan total nilai Rp 500 juta,” ujar Syafiruddin.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dilarutkan ke dalam air. Sementara ratusan ponsel sitaan, dihancurkan dengan cara di palu lalu di bakar.

Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kejari Jombang dengan cara dibakar dan direndam.
Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kejari Jombang dengan cara dibakar dan direndam. (SURYA.CO.ID/SUTONO)

Syafiruddin menjelaskan, kasus pil double L mendominasi dalam perkara tersebut.

Saat ini, pil double L sudah merasuk ke pelosok-pelosok desa.

“Dari perkara narkotika yang tertangani, yang divonis paling lama dihukum 15 tahun penjara,” ujar Syafiruddin.

Kegiatan pemusnahan barang bukti dari 121 tindak pidana kejahatan narkotika dan zat adiktif dihadiri oleh Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid SH, tokoh masyarakat dan karyawan Kejari Jombang.

Usai Kalahkan HBS 6-0 di Kompetisi Kapal Api Persebaya, Pelatih Indonesia Muda Tetap Evaluasi Tim

Kakek Asal Sidoarjo Tewas Tersambar Kereta Api Setelah Buang Air Kecil di Sungai

Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kejari Jombang dengan cara dibakar dan direndam.
Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kejari Jombang dengan cara dibakar dan direndam. (SURYA.CO.ID/SUTONO)
Penulis: Sutono
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved