Kecelakaan Maut Bus Guru TK di Blitar

15 Guru TK Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Blitar Dipindah ke RSUD dr Iskak Tulungagung

Sebanyak 15 guru TK asal Kabupaten Tulungagung menjadi korban kecelakaan bus di Kesamben Blitar, dipindah ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

15 Guru TK Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Blitar Dipindah ke RSUD dr Iskak Tulungagung
SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Proses pemindahan guru TK yang menjadi korban kecelakaan bus, dari RSUD Wlingi ke RSUD dr Iskak Tulungagung. 

Terakhir masih ada 19 guru TK yang masih membutuhkan perawatan lanjutan di RUSD Wlingi.

Tiga diantaranya luka berat dan harus melakukan CT scan.

"Pasien yang diperbolehkan pulang tetap dipantau. Jika ada kondisi darurat di rumah, diminta menghubungi RSUD dr Iskak," ujar Galih.

Diberitakan sebelumnya, bus pariwisata Fabian Anugerah Trans yang mengangkut rombongan guru dan kepala sekolah TK dari Tulungangung mengalami kecelakaan maut di Kesamben Blitar, Sabtu (7/11/2019).

Hingga Sabtu sore, polisi belum menentukan penyebab kecelakaan yang menewaskan lima orang itu.

ALASAN Untung Habisi Nyawa Kekasih Gelapnya dengan Bantal di Kamar Kos, Kesal Terus Dimintai Uang

Namun dari keterangan para saksi mata di lapangan yang dikumpulkan TribunJatim.com di lapangan, diperoleh urutan kejadian atau kronologi kecelakaan sebagai berikut.

1. Bus Fabian Anugerah Trans yang dikemudikan Miftahul Huda (40) warga Tulungagung itu berangkat sekitar pukul 05.00 WIB.

2. Sekitar pukul 07.00 bus melaju dari arah barat atau sudah melewati Pasar Kesamben.

3. Sampai di Jembatan Kali Judel, yang jalannya lurus namun menurun itu, laju bus mendadak membanting ke kanan atau memakan badan jalan kalau dari arah berlawanan.

4. Diduga bus hendak menghindari sebuah truk tronton yang mogok di atas jembatan sejak Jumat (6/11/2019) sore.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved