Berita Persebaya Surabaya
Merasa Diperlakukan Tidak Adil Soal Sanksi Persebaya, Bonek Melawan PSSI
"Kami bukan menolak adanya sanksi, tapi kami merasa tidak adil atas putusan yang dijatuhkan Komdis PSSI ke Persebaya," kata Andie Peci.
Penulis: Fatkhul Alamy | Editor: Dwi Prastika
Andie Peci menambahkan, PSSI sebenarnya tidak pernah melibatkan suporter sebagai keluarga sepak bola Indonesia.
Sesuai Kode Disiplin dan Statuta PSSI, tidak ada kata suporter untuk masuk ketentuan sebagai ciri-ciri khusus penonton sepak bola.
"Dalam kode disiplin dan statuta PSSI tidak ada kata atau aturan spesifik soal suporter, makanya kami akan melakukan gugatan sebagai penonton sepak bola. Ini demi perubahan dan perbaikan ke depannya," teang Andie Peci.
Menurut Andie Peci, pihaknya bekerja sama dan menyerahkan sepenuhnya ke Bonek Advokat guna melakukan gugatan PSSI.
• Akui Peran Penting Kei Hirose, Nil Maizar Sebut Gelandang Asal Jepang Jadi Pemain Kunci Persela
• Timnas U-23 Indonesia Bungkam Myanmar, Indra Sjafri: Berkat Izin Allah Garuda Muda Masuk ke Final
Sebelum melakukan upaya hukum dengan jalan melakukan gugatan PSSI ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta, tim Bonek Advokat bakal melakukan somasi PSSI.
"Kami akan somasi PSSI hari Senin (9/12/2019). Kami beri waktu tiga hari supaya PSSI ada respons atau jawaban," sebut Yakub Miradi, anggota Bonek Advokat.
Jika PSSI tidak ada respons, maka langkah selanjutnya adalah upaya hukum dengan melakukan gugatan PSSI ke Pengadilan Negeri Jakarta.
Tututannya supaya sanksi PSSI dicabut atau dibatalkan.
"Walau kompetisi (Liga 1 2019) akan selesai, kami akan tetap melakukan (gugatan)," ucap Yakub. (Fatkhul Alamy)
• Laga Persebaya Vs Bhayangkara FC di Stadion GBT Sudah Gunakan Papan Skor Baru, Ini Lho Tampilannya!
• Kalah Telak 1-5 dari PSIS Semarang, Pelatih Arema FC Kecewa Timnya Terbobol dengan Cara Konyol
Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/persebaya-vs-pss-sleman-ilustrasi-bonek-menyalakan-flare-di-gbt.jpg)