Polda Jatim Klaim Angka Kejahatan Curat dan Curas Naik Selama 2019, Ini Penyebabnya

Polda Jatim menyoroti tingginya angka kejahatan jalanan untuk jenis Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Polda Jatim Klaim Angka Kejahatan Curat dan Curas Naik Selama 2019, Ini Penyebabnya
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Polrestabes Surabaya ungkap lima kasus kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di halaman Polrestabes Surabaya, Selasa (27/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim menyoroti tingginya angka kejahatan jalanan untuk jenis Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Polda Jatim mengklaim, sepanjang tahun 2019 ini jenis kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) mengalami kenaikan.

Dan yang paling aneh, tingginya kasus tersebut melebihi jumlah kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang boleh dikatakan kini mengalami penurunan.

Perbaikan Wajah Sumbing Bayi Dina Oktavia Ditangani di RSUD Dr Soetomo, Begini Penjelasan Dokter

"Sebagaimana yang disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Curanmor ini justru menurun, yang meningkat adalah justru kejahatan jalanan, Curas dan Curat," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Selasa (10/12/2019).

Ada tiga kawasan yang memiliki angka kasus Curat dan Curas tinggi.

Yakni, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang.

Laga Rivalitas Tingkat Tinggi Persebaya Surabaya Bertemu Arema FC dan Persija

Alasannya, karena ketiga daerah tersebut merupakan wilayah padat penduduk.

"Dan disana dimana terjadi perputaran ekonomi yang cukup tinggi dan menjadi fokus kita. Dan refleksi akhir tahun meningkat beberapa kejahatan dan harus menjadi antisipasi di tahun 2020," jelas Kombes Pol Frans Barung Mangera .

Kombes Pol Frans Barung Mangera menerangkan, tingginya angka kejahatan jalanan Curat dan Curas disebabkan oleh kenakalan remaja.

Kecenderungan psikis remaja untuk mendapatkan sesuatu dengan mudah dan cepat, tanpa bekerja keras, melatarbelakangi remaja kerap menjadi pelaku kejahatan.

Bonita Sarah Ungkap Kisahnya Saat Jatuh Hati dengan Persebaya, Takjub dengan Atmosfer Stadion

"Sehingga dua hal ini, yang menjadi fokus kita," terang Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Kemudian masalah ekonomi; kemiskinan, ketimpangan sosial, dan pengangguran usia produktif, bahkan disebut-sebut sebagai inti masalah tingginya angka kejahatan jalanan.

Oleh karena itu, Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan, akan terus menggelar operasi kemandirian yang fokus pada pemberantasan kejahatan jalanan.

Melalui Babhinkamtibmas, patroli dan cipta kondisi di setiap kawasan atau sektor wilayah.

Rekam Video Janda Madura Tanpa Busana, Wanita Berusia 31 Tahun Ini Terjerat UU Pornografi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved