6 Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Divonis 4 dan 3 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim

Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis terhadap enam terdakwa kasus dugaan perusakan Polsek Tambelangan dengan hukuman berbeda.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Enam terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan saat jalani sidang di PN Surabaya, Rabu, (11/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diketuai Rochmat menjatuhkan vonis terhadap enam terdakwa kasus dugaan pengerusakan Polsek Tambelangan, Sampang, Madura dengan hukuman berbeda. 

Terdak I Hasan Ahmad divonis hukuman empat tahun penjara.

Lima terdakwa lainnya masing-masing memperoleh vonis hukuman tiga tahun penjara.

Lima terdakwa tersebut adalah terdakwa II Ali, terdakwa III Abd. Muqodir, terdakwa IV Buchori dan terdakwa V Abd. Rahim serta terdakwa VI Satiri.

"Hal yang memberatkan terdakwa massanya telah melakukan pengrusakan dan menetapkan terdakwa tetap ditahan," kata Hakim Rochmat saat bacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu, (11/12/2019). 

Penasehat Hukum 6 Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Persoalkan Salah Satu Tokoh

Keenam terdakwa terbukti melanggar pasal subsider dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), yaitu pasal 200 ayat (1) juncto pasal 55 ayat (1) ke 1. 

Menanggapi putusan tersebut keenam terdakwa mengambil sikap pikir-pikir.

Hal senada juga dikatakan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengambil sikap pikir-pikir. 

Yuk, Menilik Makna Kasih Sayang Ibu Melalui Pameran Lukisan MOMiracle di House of Sampoerna

Dengan hal ini, putusan belum mempunyai hukum tetap.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved