4 Pengalaman Menarik Berkunjung ke Pasar Wit-Witan Banyuwangi, Mulai Kuliner Khas hingga Seni Daerah

Berikut 4 pengalaman menarik berkunjung ke Pasar Wit-Witan Banyuwangi, mulai kuliner khas hingga seni daerah!

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Suasana pasar wit-wit an Banyuwangi di minggu pagi 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Wisata kuliner di Banyuwangi terus menjamur, satu di antaranya dapat mudah ditemui di Pasar Wit-Witan.

Pasar yang berada di Singojuruh Banyuwangi ini digelar sejak pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, setiap hari minggu.

Menikmati aneka kuliner tradisional di tempat ini memang berbeda suasananya.

Sensasi Menginap di Grand Mercure Surabaya City, Bak Rumah Dinas Risma, Cocok untuk Libur Tahun Baru

Berbagai kuliner tradisional disajikan di stand-stand bambu, di tengah rindangnya pepohonan hutan kecil pedesaan.

Gelaran kesenian khas warga Suku Using menghibur para pengunjung Pasar Wit-Witan Banyuwangi.

Nah berikut pengalaman menarik berkunjung ke Pasar Wit-Witan Banyuwangi, apa saja?

Festival Kuliner Lokal Awali Rangkaian Hari Jadi Banyuwangi, Ada Ayam Kesrut hingga Olahan Uling

1. Berburu Kuliner Tradisional

Suasana pasar wit-wit an Banyuwangi di minggu pagi
Suasana pasar wit-wit an Banyuwangi di minggu pagi (TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA)

Ada banyak makanan yang dijual di Pasar Wit-Witan, mulai dari khas Banyuwangi hingga berbagai kudapan.

Kalian wajib mencicipi geseng menthok, rawon alas dan sego cawuk merupakan kuliner khas Banyuwangi.

Selain itu, terdapat berbagai kudapan dan minuman tradisional seperti dawet dan sinom.

Pasar Wit-Witan Suguhkan Kuliner Tradisional Khas Banyuwangi Bebas Plastik di Bawah Pepohonan

2. Swafoto bersama Kebo-keboan Alas Malang

Kebo-keboan Alas Malang
Kebo-keboan Alas Malang (SURYA/HAORRAHMAN)

Kebo-keboan Alas Malang Banyuwangi merupakan kesenian yang syarat akan nilai budaya setempat.

Ritual adat kebo-keboan ini menampilkan masyarakat setempat yang berdandan seperti kerbau.

Sejarah Banyuwangi dan Broome Australia, Pernah Terkoneksi Jalur Kabel Telegram Bawah Laut

Tradisi ini digelar setiap tahun di areal sawah petani yang ditujukan sebagai ucap syukur, berkah dan keselamatan terhadap hasil pertanian.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved