Breaking News:

Berita Viral

Pembalasan Istri yang 16 Tahun di-KDRT Suami, Kondisi Si Pria Bisa 'Mengerikan', Alat Vital Diinjak

Kisah pembalasan istri jadi korban KDRT selama 16 tahun kepada suaminya tengah mnejadi sorotan.

Grid.ID - Tribunnews
Pembalasan Istri yang 16 Tahun di-KDRT Suami, Kondisi Si Pria Bisa 'Mengerikan' 

“Syamsul sudah membaik. Korban sempat tak sadarkan diri, karena bagian vitalnya diinjak oleh istrinya saat cekcok," lanjutnya.

FAKTA LAIN di Balik Viral Istri Pukuli Suami Stroke, Soal Pernikahan Ilegal & Status Asli Istri

Dampak Alat Vital Diinjak yang Dialami Syamsul

Dalam kasus ini, korban bisa jadi pingsan karena mengalami trauma pada organ testis.

Testis yang terletak di dalam skrotum yang menggantung di luar tubuh ini diketahui tak memiliki perlindungan otot dan tulang.

Hal itu memudahkan testis terpukul, terinjak, hingga tertendang hingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Trauma testis lebih sering terjadi pada para atlet pria yang berkecimpung dalam olahraga kontak fisik.

Kondisi itu dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, memar hingga bengkak pada organ vital repoduksi ini.

VIRAL Istri Pukuli Suami Stroke, Kisah Asli Terkuak, Nasib Berubah di Tangan Polisi, Berakhir RSJ

Melansir dari Cleveland Clinic via Kompas.com, dalam kebanyakan kasus, testis sebenarnya dapat menyerap guncangan cedera tanpa kerusakan serius.

Namun, bisa juga testis mengalami trauma parah (ruptur testis).

Hal ini biasanya terjadi ketika testis terkena hantaman kencang atau terkena tulang pubik (tulang yang membentuk bagian depan pelvis).

Cedera ini dapat menyebabkan darah bocor ke dalam skrotum.

Kondisi Baru Ashanty Pasca Berobat ke Singapura & Divonis Kronis Hampir Stroke, Bahas Tatapan Kosong

Pada kasus yang parah, pembedahan untuk memperbaiki ruptur atau sobekan testis mungkin diperlukan untuk kesembuhan.

Kerusakan pada testis ini pada hakikatnya berpotensi mempengaruhi produksi testosteron atau hormon seksual pada pria yang dihasilkan secara alami oleh testis.

Sementara apabila seorang pria kekurangan testosteron, dapat mengalami gangguan kesuburan, gangguan ereksi, serta terhambatnya pubertas dan pertumbuhan organ reproduksi.

VIDEO VIRAL Istri Tega Pukuli Suami Stroke Pakai Tongkat, Emosi Soal BAB & Bahas Pisah: Bayar Rp1 M!

Cara penanganan yang tepat

1. Cedera ringan

Apabila cedera testis tergolong ringan, rasa sakit ini bisa saja hilang secara perlahan dalam kurun waktu kurang dari 1 jam. Gejala lain juga akan ikut hilang.

2. Cedera berat

Seseorang yang mengalami cedera testis berat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Beberapa indikasi seorang pria mengalami cedera testis serius, yakni:

  • Merasakan sakit yang tidak kunjung hilang atau sakit ekstrim lebih dari sejam
  • Testis bengkak atau memar pada buah zakar
  • Testis atau buah zakar pecah dan terus merasakan mual hingga muntah
  • Mengidap demam

VIRAL VIDEO 2 Gadis Berani Pergoki Penyiram Sperma yang Mengikutinya dari Belakang, Eh Ngapain Lu?

Selain ruptur testus, cedera testis serius bisa berwujud torsi testis.

Pada kasus torsi testis, testis ini terpelintir dan kehilangan pasokan darah.

Hal ini dapat terjadi akibat trauma serius pada testis, aktivitas berat, atau tanpa penyebab yang jelas.

Torsi testis jarang terjadi, namun biasanya terjadi pada anak-anak berusia 12-18 tahun.

VIRAL Penyesalan Wanita Muda Nikahi Kakek 70 Tahun, Dulu Tergiur Jatah Pensiun, Lihat Nasibnya Kini

Jika hal ini terjadi, seseorang dianjurkan untuk segera menemui dokter dalam 6 jam setelah rasa sakit itu muncul.

Pasalnya, apabila dibiarkan lebih dari 6 jam, ada kemungkinan buruk lain yang bisa terjadi sebagai komplikasi, termasuk berkurangnya produksi sperma atau kehilangan testis.

Masalah ini dapat diatasi dengan dokter mengembalikan testis secara manual. Apabila tidak berhasil, diperlukan operasi.

Penulis: Ani Susanti
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved