Kecelakaan Maut di Pasuruan

Kecelakaan Maut di Pasuruan Tewaskan 7 Orang, Sopir Truk Trailer Resmi Tersangka, Tak Kantongi SIM

Polda Jatim secara resmi menetapkan sopir trailer yang terlibat kecelakaan maut di Pasuruan sebagai tersangka.

Kecelakaan Maut di Pasuruan Tewaskan 7 Orang, Sopir Truk Trailer Resmi Tersangka, Tak Kantongi SIM
TribunJatim.com
Foto-foto kecelakaan maut di Pasuruan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sopir truk trailer muatan eskavator yang terlibat kecelakaan maut hingga menewaskan tujuh orang di Jalan Raya Surabaya-Malang, Desa Sentul, Purwodadi, Pasuruan, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Ia bernama Slamet Zuhdi (48) warga Nganjuk.

Slamet Zuhdi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan oleh Satlantas Polres Pasuruan.

Hasil Labfor Kecelakaan Maut di Pasuruan Tewaskan 7 Orang, Ungkap Beberapa Kelalaian Sopir Truk

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Slamet Zuhdi ditetapkan menjadi tersangka atas beberapa dasar.

Pertama berdasarkan pada kondisi truk yang layak.

"Seharusnya mengangkut alat berat itu harus pakai trailer yang peruntukkannya atau khusus," katanya saat dihubungi awakmedia, Selasa (24/12/2019).

TERPOPULER: Mahasiswi Berduaan Sewa Kamar Kos Tulungagung Rp15 Ribu hingga Kecelakaan Pasuruan

Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Alat Berat Tabrak Sejumlah Kendaraan di Pasuruan
Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Alat Berat Tabrak Sejumlah Kendaraan di Pasuruan (ISTIMEWA)

Kecelakaan Maut di Pasuruan Tewaskan 7 Orang, Polda Jatim Ungkap 3 Penyebab Kecelakaan

Kedua, truk kelebihan beban muatan eskavator melebihi batas.

"Disamping truk itu tahun 1993 dan truk ini hanya mampu mengangkut 19 Ton, kan alat berat yang dibawa itu sekitar 27 Ton," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved