Breaking News:

Mau Rayakan Malam Tahun Baru di Kota Malang Tanpa Macet? Simak Rekayasa Lalu Lintas dari Polisi Ini

Mau Rayakan Malam Tahun Baru di Kota Malang Tanpa Macet? Simak Rekayasa Lalu Lintas dari Polisi Ini.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Sudarma Adi
SURYA/RIFKI EDGAR
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang akan memasang alat pengukur kualitas udara di alun-alun Malang pada Maret 2019 nanti. 

Mau Rayakan Malam Tahun Baru di Kota Malang Tanpa Macet? Simak Rekayasa Lalu Lintas dari Polisi Ini

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satlantas Kota Malang membuat rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat malam pergantian tahun. Beberapa arus lalu lintas ada yang dialihkan hingga ditutup total.

Jalan yang akan ditutup saat malam pergatian tahun adalah Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Utara.

Dua jalan itu akan difungsikan sebagai lahan parkir yang membludak karena masyarakat ingin melewatkan perayaan pergantian tahun di Alun-alun Merdeka, Kota Malang.

Geger Bocah 6 Tahun di Kota Malang Disunat Gaib, si Bocah Nangis Ada yang Berbeda Saat Bangun Tidur

Prediksi Cuaca saat Malam Tahun Baru 2020 di Malang, BMKG Juanda Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Mau Berwisata Akhir Tahun di Kota Malang? Ini Titik-titik Rawan Macet Saat Libur Tahun Baru!

“Sementara U Turn Kayutangan akan kami buka tutup. Melihat kepadatan arus nanti,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Priyanto, Minggu (29/12/2019).

Di kawasan Alun-alun Tugu, Jalan Majapahit akan difungsikan menjadi satu arah yakni hanya untuk kendaraan yang keluar ke kawasan Kayutangan. Simpang Kodim, juga akan dibuka tutup.

Wakapolresta Malang Kota Kompol Arie Trestiawan mengimbau masyarakat tetap waspada saat merayakan malam pergantian tahun. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lupa memarkir kendaraan di tempat aman dan dalam keadaan terkunci.

“Jangan parkir di tempat yang tidak aman. Kami imbau masyarakat tetap hati-hati,” ujar dia.

Pihaknya telah menyiapkan pos penjagaan di beberapa titik yang melibatkan polisi, TNI, dan relawan yang berjaga 24 jam. “Apabila ada yang mencurigakan, mohon segera melapaorkan kepada kami,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved