Bantahan Sugeng si Pemutilasi Wanita di Malang Saat Disidang, 'Saya Tidak Membunuh'

Terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Sugeng Santoso membantah keterangannya yang tertuang di dalam Berkas Acara Pemeriksaan.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Sugeng Santoso saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kota Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Sugeng Santoso membantah keterangannya yang tertuang di dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat oleh tim penyidik Polresta Malang Kota.

Sugeng Santoso mengaku, telah mendapat intimidasi saat penyidikan berlangsung.

“Kalau saya berkata jujur saya dipukul bu hakim,” ujar Sugeng ketika persidangan di Pengadilan Negeri Kota Malang, Senin (13/1/2020).

Viral di Media Sosial, Kakek 70 Tahun Palak Ojek Online di Malang Town Square Ditangkap Polisi

Member Pro MeMiles Sebut PT Kam and Kam Tawarkan Jasa Iklan Bukan Investasi, Ini Jawaban Polda Jatim

Dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP), Sugeng Santoso disebut membunuh korban kemudian memutilasi jasadnya.

Namun di persidangan, dia mengatakan korban dalam keadaan meninggal lebih dulu dan baru dimutilasi sehari setelahnya.

“Saya tidak membunuh. Kalau motong iya tapi sudah meninggal,” ucapnya.

Sugeng Santoso mengaku penglihatannya berkurang akibat pukulan yang dilayangkan polisi saat penyidikan.

Mata kiri pria asal Jodipan itu, mengalami penglihatan yang semakin berkurang.

“Ini mata kiri saya tidak sama setelah dipukul,” kata Sugeng Santoso.

Dalam sidang yang agendanya mendengarkan saksi ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wanto Hariyono menghadirkan penyidik dari Polresta Malang Kota serta Penasihat Hukum Sugeng sebelumnya.

Mobil Fortuner yang Diperoleh Eka Deli dari Investasi Bodong Memiles Akan Diserahkan ke Polda Jatim

Penyanyi Eka Deli Jalani Pemeriksaan Terkait Investasi Bodong MeMiles

Angka Kematian Bayi di Tulungagung pada 2019 Meningkat, Tersedak Susu Formula Jadi Penyebab Utama

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved