Gubernur Khofifah Minta Satgas dan KPPU Periksa Stok Gula 185.000 Ton di Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mengawal proses penanganan kenaikan harga gula di Jatim.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Elma Gloria Stevani
Bahkan, dalam hitungan seharusnya surplus sebanyak 10.000 ton hingga bulan Mei mendatang.
• Masyarakat Pemantau Pemilu Deklarasi Awasi Penyelenggara Pemilukada 2020 di Kota Surabaya
• Mantan Bek PSM Makassar Taufik Hidayat Punya Pemain Idola di Persija Jakarta, Siapa Dia?
Sebab dari data yang masuk ke Pemprov Jatim, di Jawa Timur hingga musim giling Mei mendatang masih memiliki 185.000 ton.
Sedangkan, kebutuhan gula hingga Mei mendatang adanya 175.000 ton, sehingga surplus 10.000 ton.
Sehingga seharusnya tidak ada kondisi langka.
Oleh karena itu, Khofifah Indar Parawansa meminta Satgas pangan dan KPPU turun dan mengecek kondisi gudang-gudang di Bulog, gudang PTPN dan juga gudang pabrik gula swasta.
Jika masih ada gula dan tidak dalam kondisi sudah kontrak untuk dijual ke daerah lain, maka ia meminta agar gula dilempar ke pasar.
Begitu juga dengan pabrik yang masih ada sisa penggilingan agar juga bisa dimaksimalkan.
"Maka satgas pangan dan KPPU kami minta untuk checking di gudang Bulog, gudang PTPN dan gudang pabrik-pabrik gula yang lain. Kalau ada sisa-sia penggilingan maka kami minta maksimalkan penggilingan di bulan-bulan ini," pungkas Khofifah Indar Parawansa.
• 8 Nama Jalan di Surabaya akan Diubah, Panitia Khusus DPRD Gelar Rapat Lanjutan Minggu Ini
• Mengenal Lilik Gunawan, Pria Jambi yang Touring ke Mekah Pakai Yamaha Nmax Bawa Sangu Rp 400 Ribu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gubernur-jawa-timur-khofifah-indar-parawansa-di-pasar-baru-gresik.jpg)