Tergiur Imbalan Rp 1 Miliar, 4 Warga Nganjuk Promosikan Indonesia Mercusuar Dunia, Berstatus Korban?
Pihak kepolisian terus menggali keterangan terhadap empat orang yang yang membuat konten video 'Indonesia Mercusuar Dunia (IMD)'.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pihak kepolisian terus menggali keterangan terhadap empat orang yang yang membuat konten video 'Indonesia Mercusuar Dunia (IMD)'.
Video berdurasi 1 menit 51 detik itu ternyata dibuat oleh empat orang di antaranya; AG, DS, W, dan P.
Empat orang yang disebutkan oleh pihak kepolisian telah membuat konten video pemasangan spanduk sosialisasi Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) di Pasar Burung, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Tampak pula prosesi pemasangan sepanduk bertuliskan 'Selamat Datang Mr Donny Pedro' disertai suara penjelasan dari seorang perempuan, mengenai Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).
• Kolam Renang Gantung di Jambangan Siap Dioperasikan Bulan Depan, Gratis untuk Warga Surabaya
• Ketakutan Orang Tua Pada Anaknya yang Tinggal di Wuhan, Khawatir Virus Corona, Sering Video Call
• Yamaha All New XSR 155 Resmi Meluncur di Jatim, Tersedia dalam 2 Varian Warna, Cek Harganya!
• Spesifikasi Lengkap Yamaha All New XSR 155 di Jawa Timur, Harga Dibanderol Rp 40 Jutaan
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, motif mereka dalam membuat video tersebut hanya menjalankan intruksi dari pemimpin Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).
Demi mendapatkan uang pengganti sejumlah Rp 1 miliar sebagaimana yang dijanjikan pemimpin Indonesia Mercusuar Dunia (IMD), bernama Mr Donny Pedro.
"Ini motifnya adalah adalah mendapat ganti uang Rp 1 Miliar dari setiap pemasangan banner yang divideokan kepada Mr Doni Pedro," ujarnya, di Mapolda Jatim, Jumat (31/1/2020).
Kepada polisi, mereka mengaku tak ada niatan untuk mensosialisasikan kelompok tersebut, apalagi hingga menggaet anggota kelompok baru.
"Jadi saksi ini atau korban ini tidak bermaksud menyebarluaskan atau merekrut anggota baru," terang Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
• PT Surya Timur Sakti Jatim Optimistis Capai Target 500 Unit Yamaha All New XSR 155 Per Bulan
• LOKET Dukung Pemprov Wujudkan Program Jatim Digital Province 2020 dengan Teknologi Management Event
• Antisipasi Virus Corona, Risma Sebut Pemkot Surabaya Gencar Lakukan Berbagai Upaya
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, mereka hanya menjalankan intruksi yang diminta pemimpin Indonesia Mercusuar Dunia (IMD), Mr Donny Pedro.
Bahwa, dengan menyetorkan sejumlah uang melalui nomor rekening yang telah ditentukan.
Kemudian melakukan serangkaian prosesi sosialisasi menggunakan banner kepada khalayak ramai kemudian diabadikan melalui rekaman video, customer akan diberi uang ganti senilai Rp 1 miliar.
"Kemudian dalam hal ini kami masih melakukan pendalaman," pungkasnya.
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Elma Gloria Stevani