Geng Pelajar Surabaya Bermunculan

Gangster Bersajam Hantui Kota Surabaya, Bonek Sepakat Bantu Polisi Beri Informasi

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya menjawab fenomena gengster pelajar yang meresahkan warga kota Surabaya, terutama saat malam hari.

Instagram @infobonekpersebaya
'Bonek Vs Gangster' di Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya menjawab fenomena gengster pelajar yang meresahkan warga kota Surabaya, terutama saat malam hari.

Respon masyarakat beragam, ada yang mengumpat, dan ada pula yang melakukan provokasi untuk melawan para gensgster tersebut agar tidak meresahkan.

Salah satunya, komunitas suporter Bonek yang tak sepakat dengan kemunculan fenomena genster itu di Surabaya.

Bahkan, muncul ajakan untuk melawan aksi gengster tersebut di Surabaya.

Empat koordinator suporter bonek pun mengadakan pertemuan di warkop 27 untuk membahas urgensi kemunculan genster pelajar bersajam itu di kota Pahlawan.

Nenek 82 Tahun Istri Purnawirawan TNI AL Ditetapkan Sebagai Tersangka Pemalsuan Dokumen Autentik

Diejek Kodok Betina, Risma Jawab Tuduhan Menggiring Dukungan Siapapun untuk Membela Dirinya

ALASAN Risma Laporkan Akun Media Sosial yang Menghinanya: Salah Apa Saya Disebut Kodok?

Mengingat Sebutan Kodok Betina yang Diberikan Zikria, Risma: Saya Tidak Ingin Orang Tua Saya Sedih

Bisikan Setan Bikin Zikria Dzatil Terlena, Berikut Isi Surat Permintaan Maaf Penghina Risma

Sejak Selasa (4/2/2020) malam terlihat cukup banyak pemuda beratribut bonek berkeliling di wilayah Surabaya untuk menghalau ruang gerak gengster tersebut.

Sementara itu, Kasat Intel Polrestabes Surabaya, AKBP Whimboko mengomentari aksi peduli kota Surabaya oleh para bonek tersebut.

"Dulur-dulur bonek sadar betul betapa pentingnya peduli terhadap keamanan dan ketertiban kota Surabaya. Ini patut diapresiasi. Namun, kami mengimbau, kepada dulur-dulur bonek untuk menyerahkan segala bentuk penindakan terhadap aparat kepolisian," kata AKBP Whimboko, Rabu (5/2/2020).

Tangis Siswa Korban Bully di Malang Pasca Diamputasi, Polisi Lakukan Trauma Healing, Mungkin Syok

Cara Kotor 7 Pelaku Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor, Buat STNK Palsu Meski Tak Saling Kenal

Hal tersebut telah disepakati dalam pertemuan di Warkop 27, okeh perwakilan bonek dan kepolisian untuk tidak melakukan tindakan diluar kewenangan masing-masing.

"Sedulur bonek sepakat agar bonek membantu polisi memberikan info keberadaan gengster untuk kemudian kami tidak sesuai prosudur yang berlaku. Jangan sampai melakukan penindakan sendiri yang bisa saja malah merugikan," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanuddin

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved