Wali Kota Sutiaji Geram Kunjungi Sekolah Siswa SMP yang Dikeroyok 7 Temannya: Informasi Tidak Utuh!

Wali Kota Sutiaji sambangi sekolah MS, siswa SMP yang dibully sampai terancam jarinya diamputasi, merasa geram karena ada informasi yang tidak utuh.

Wali Kota Sutiaji Geram Kunjungi Sekolah Siswa SMP yang Dikeroyok 7 Temannya: Informasi Tidak Utuh!
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Wali Kota Malang, Sutiaji memberi keterangan pada wartawan seusai meminta keterangan sejumlah pihak di sekolah, tempat terjadinya bullying pada seorang siswa, Senin (3/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Siswa SMP Negeri di Malang, MS (13) diduga telah dianiaya oleh tujuh temannya di masjid sekolah

Polresta Malang Kota mendalami kasus tersebut, menduga korban alami perundungan atau bullying dari teman sekolahnya. 

Atas bullying yang dialami siswa SMP Negeri di Malang itu, jari tangan korban dikabarkan memar hingga terancam diamputasi.

Menindak lanjuti kasus tersebut,  Wali Kota Malang, Sutiaji mengunjungi sekolah MS.

KRONOLOGI WNI di Singapura Bisa Idap Virus Corona Meski Tak Pernah ke China, Penyebabnya Terungkap

Bedah Buku Menjerat Gus Dur, PWNU Jatim : Warga NU Akhirnya Bebas dari Beban Masa Lalu

Namun bukannya mendapat informasi yang diharapkan dari kunjungan tersebut, Wali Kota Sutiaji malah merasa geram.

Sebabnya, Wali Kota Sutiaji  tidak mendapatkan informasi utuh atas kasus dugaan bullying itu, saat kunjungannya ke sekolah bersama Komisi D, Senin (3/2/2020).

"Karena ada kesan penggalan informasi yang tidak utuh saya terima (dari sekolah, red). Apa yang diinformasikan dari perkembangan berita sebagaimana dilansir (narasumber berita) oleh Polres Kota Malang, dan dibenarkan Bapak Kapolresta, tidak kami dapatkan saat melakukan kunjungan ke sekolah beberapa hari yang lalu bersama Komisi D DPRD Kota Malang," papar Sutiaji dalam rilis yang disampaikan humas Pemkot Malang, Rabu (5/2/2020).

Menurutnya itu tidak bagus. Karena itu Wali Kota minta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengambil langkah pembinaan teknis.

Tiga Pejabat Pemkab Jember Menjadi Saksi Dugaan Korupsi Revitalisasi Pasar Manggisan Jember

Maka hari ini, Rabu (5/2/2020), para kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru guru BK diundang ke Balai Kota.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved