Harga Bahan Pokok Melambung di Pasaran, Forum IKM Jatim Ingin Bahas dengan Duduk Bareng Pemprov

Harga bahan pokok (Bapok) di pasaran melambung, Forum Industri Kecil Menengah Jatim ajak Pemprov duduk bersama bahas kondisi tersebut.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Ketua Forum IKM Jatim, Mohammad Oskar saat ditemui TribunJatim.com dikantornya, Kamis (6/1/2020) Jalan Semolowaru Bahari No.21 Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Para pelaku industri yang tergabung didalam Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur menyebut harga bahan pokok (Bapok) di pasaran melambung.

Hal itu berdampak pada biaya produksi pelaku industri juga tinggi.

Berdasarkan kondisi itu, Forum IKM Jatim berharap bisa duduk bersama Pemprov Jatim agar bisa membahas kondisi itu.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Forum IKM Jatim, Mohammad Oskar.

Cara Cerdas Risma Atasi Fenomena Gangster Bawa Samurai hingga Gergaji yang Resahkan Warga Surabaya

Download Lagu MP3 DUN DUN EVERGLOW, Single di Album Terbaru, Videonya Masuk Trending YouTube

"Saya mewakili para pelaku industri kecil menengah yang tergabung didalam Forum IKM Jatim berharap bisa duduk bersama Pemprov Jatim untuk bahas kondisi melambungnya harga Bapok dipasaran, sehingga harga Bapok bisa tetap stabil atau tidak naik khususnya saat terjadi musim hujan seperti ini," kata Mohammad Oskar kepada TribunJatim.com, Kamis (6/2/2020) di Kantor Forum IKM Jatim, Jalan Semolowaru Bahari No.21 Surabaya.

Disampaikan Oskar di ruang kerja Forum Ikm Jatim, perlu upaya pemerintah memberi perhatian terkait meningkatnya biaya bahan baku.

Kuli Bangunan Nekat Gasak Sepeda Ontel, Disergap Polsek Gayungan, Eh Malah Ditinggal Kabur Temannya

"Berkaca dari hal itu, maka saya rasa perlu duduk bersama antara pemerintah dan pelaku industri dalam mengatisipasi melambungnya harga Bapok yang sedang terjadi saat ini karena musim hujan," tuturnya.

Oskar juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan harga Bapok tetap akan naik ke depan, karena saat ini musim hujan sedang melanda beberapa wilayah Indonesia khususnya di Jatim juga.

Kondisi ini menurut dirinya juga menimbulkan kendala bagi para petani.

Sinyal Kuat Hendro Siswanto Jadi Kapten Singo Edan di Musim 2020, Mario Gomez: Kenapa Tidak?

Lansia Gayungsari Surabaya Tersangka Pemalsuan Dokumen Jadi Tahanan Rumah, Kejari Ungkit Kemanusiaan

Berkaca dari kesemua hal itu, dirinya yang menyebut mewakili para pelaku industri kecil menengah yang ada di Jatim berharap bisa duduk bersama Pemprov Jatim untuk membahas kondisi terkait agar harga Bapok bisa tetap stabil harganya dipasaran.

"Saya harap bisa duduk bersama Pemprov Jatim untuk bahas kondisi terkait agar harga Bapok bisa tetap stabil harganya dipasaran, karena jika harga Bapok melambung akan menyebabkan biaya produksi pelaku industri juga tinggi dan jika biaya produksi tinggi maka para pelaku industri untuk menghasilkan barang produksinya juga akan dikurangi dan bahayanya jika kondisi ini dibiarkan akan bisa membuat para pelaku industri berhenti berproduksi. Jika banyak para pelaku industri yang berhenti berproduksi saya sangat menyayangkan karena adanya pelaku industri ditiap-tiap daerah kan fungsinya untuk mengurangi tingkat pengangguran," jelas Oskar secara rinci.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Heftys Suud 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved