Bawaslu Periksa Plt Bupati Sidoarjo Soal Adanya Poster di Medsos, Cak Nur: Tak Tahu Siapa yang Buat

Bawaslu Periksa Plt Bupati Sidoarjo Soal Adanya Poster di Medsos, Cak Nur: Tak Tahu Siapa yang Buat.

Penulis: M Taufik | Editor: Sudarma Adi
SURYA/M TAUFIK
Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat menghadiri undangan klarifikasi Bawaslu Sidoarjo 

Bawaslu Periksa Plt Bupati Sidoarjo Soal Adanya Poster di Medsos, Cak Nur: Tak Tahu Siapa yang Buat

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Bawaslu Sidoarjo memintai keterangan Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan Anggota DPRD Sidoarjo Mimik Idayana, Jumat (7/2/2020).

Pemeriksaan itu terkait beredarnya sebuah poster di media sosial bergambar Nur Ahmad dan Mimik yang didalamnya juga memakai logo Pemkab Sidoarjo.

Dalam poster berbackground hijau - merah yang beredar itu, terlihat gambar Nur Ahmad dan Mimik Idayana melakukan salam komando. Di tengahnya terdapat logo Pemkab Sidoarjo dengan tulisan Sidoarjo Sejahtera di bawahnya.

Aksi Nekat Pencuri Tas Isi Ponsel & Uang Anak Yatim di Masjid Polresta Sidoarjo, Polisi Lacak Pelaku

Pria Sidoarjo Kaget Polisi Gresik Gerebek Kamar Kosnya, Gagal Kabur Saat Polisi Sita Kotak Plastik

Misteri Sebab Rumah Letkol Purnawirawan TNI AL Terbakar di Sidoarjo, Hanya Kamar Tidur yang Gosong

Gambar itu beredar luas seiring deklarasi pencalonan Nur Ahmad dalam Pilbup Sidoarjo 2020 bergandengan dengan politisi Gerindra Mimik Idayana.

Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin, menghadiri undangan dari Bawaslu. Jumat siang, Wakil Bupati Sidoarjo tersebut datang ke kantor Bawaslu.

"Memang di gambar yang beredar itu foto saya. Tapi saya tidak tahu siapa yang membuat dan menyebarkan," jawab Cak Nur.

Disebutnya, dalam poster itu juga ada beberapa hal yang salah. Seperti posisinya yang berada di sebelah kiri dan penulisan namanya yang kurang benar.

"Nama saya pakai dobel d, Syaifuddin. Tapi di gambar itu hanya satu d," ujar dia.

Kendati demikian, Cak Nur mengaku tidak masalah dengan pemanggilan dari Bawaslu ini. Disebut dia, hal ini juga sebagai pembelajaran bagi semua, agar selalu hati-hati dan tidak melanggar aturan.

Selain Nur Ahmad, politisi perempuan Mimik Idayana juga menghadiri panggilan Bawaslu. Kader Gerindra yang dalam beberapa kesempatan sudah menyatakan siap menjadi Bacawabup mendampingi Cak Nur itu juga mengaku tidak tahu siapa yang membuat dan menyebarkan poster tersebut.

Mimik mengaku sampai saat ini belum membentuk tim atau relawan terkait rencana pencalonannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo 2020.

"Semua pertanyaan (dari Bawaslu) sudah saya jawab. Dan saya memang tidak tahu, gambar itu dari mana, dibuat oleh siapa, dan diedarkan di mana saja. Saya tidak tahu," jawab anggota Komisi D DPRD Sidoarjo tersebut.

Sementara menurut Komisioner Bawaslu Sidoarjo Agung Nugroho, pemeriksaan terhadap Cak Nur dan Mimik merupakan upaya klarifikasi terkait dugaan adanya pelanggaran yang sedang ditanganinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved