Breaking News:

Nafsu Busuk Siswa Surabaya Cabuli Bocah 8 Tahun Seusai Mengaji, Dicekoki Video Dewasa, Lihat Ending

Nafsu Busuk Siswa Surabaya Cabuli Bocah 8 Tahun Seusai Mengaji, Dicekoki Video Dewasa, Lihat Ending.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Sudarma Adi
Tribunnews.com
Ilustrasi pencabulan anak di bawah umur 

Nafsu Busuk Siswa Surabaya Cabuli Bocah 8 Tahun Seusai Mengaji, Dicekoki Video Dewasa, Lihat Ending

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang cucu guru ngaji di Surabaya tega mencabuli anak 8 tahun.

Aksi itu dilakukan oleh ZA (16) seorang remaja yang tinggal kawasan Surabaya Timur.

Saat itu, korban yang pulang dari mengaji di musala milik kakek tersangka, ditarik ke dalam kamar.

Selanjutnya, tersangka memperlihatkan video porno kepada korban yang berusia 8 tahun ini.

Ayah Tiri Cabuli Gadis SMP hingga Melahirkan, Aksi Bejat Diketahui Tetangga, Ayah Kandung Tak Terima

Penjual Balon Gas Tega Cabuli Anak Tiri, Kabur Setelah Tahu Dilaporkan, Dibekuk di Stasiun Madiun

Tim Advokasi Desak Polda Jatim Tahan Putra Kiai Terduga Pencabul Santriwati, Minta Segera Disidang

Di dalam kamar tersangka, celana dalam korban dilepas dan korban diminta membelakangi tersangka.

"Setelah itu, tersangka berbuat senonoh pada bocah itu," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Jumat (7/2/2020).

Setelah puas mencabuli korban, tersangka kemudian menyuruh korban pulang dan mengancam agar tidak menceritakan kejadian itu kepada siapapun.

Karena ketakutan,korban kemudian mencoba bercerita apa yang dialaminya kepada ibu kandungnya.

"Tidak terima dengan aksi tersangka, ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada kami,"tambah Ruth.

Berdasarkan laporan itu, polisi kemudian menangkap ZA saat pulang sekolah tanpa perlawanan.

"Tersangka mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf setelah melihat video porno," tandasnya.

Karena perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 76 E Jo. Pasal 82 ayat (1) UURI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan perppu UURI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UURI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman pidana minimal 5 tahun paling lama 15 tahun penjara.

Penulis : Firman Rachmanudin

Editor : Sudarma Adi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved