Program Bantuan Sembako untuk Keluarga Miskin di Kota Blitar Naik Jadi Rp 150 Ribu Per Bulan

Sebanyak 5.011 keluarga miskin di Kota Blitar menerima program bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Program Bantuan Sembako untuk Keluarga Miskin di Kota Blitar Naik Jadi Rp 150 Ribu Per Bulan
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ilustrasi pembagian sembako 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sebanyak 5.011 keluarga miskin di Kota Blitar menerima program bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Tiap keluarga menerima bantuan sembako berupa beras, telur, dan daging senilai Rp 150.000 per bulan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar, Priyo Istanto mengatakan, program bantuan sembako dari Kemensos itu sebelumnya program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebelumnya, nominal program bantuan hanya Rp 110.000 per bulan.

Untuk tahun ini, nominal program bantuan naik menjadi Rp 150.000 per bulan. Jika sebelumnya keluarga miskin hanya menerima bantuan beras 10 kilogram dan telur 1 kilogram, sekarang ditambah daging 1 kilogram.

"Dulu bantuan pangan non tunai, sekarang ganti program bantuan sembako. Nominalnya juga naik. Kalau sebelumnya hanya mendapat beras dan telur, sekarang ditambah daging," kata Priyo usai menyalurkan program bantuan sembako di Kelurahan Bendo kepada Tribunjatim.com, Rabu (12/2/2020).

Dikatakannya, program bantuan sembako itu untuk menambah gizi kepada masyarakat khususnya keluarga miskin. Dengan ada tambahan daging, diharapkan asupan gizi masyarakat miskin bertambah.

Tak Mau Kehabisan Tiket Saat Mudik Lebaran? PT KAI Jual Tiket Reguler Mulai 14 Februari di Web KAI

Penyebab Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Tertabrak Truk Pengangkut Gas: Diduga Sopir Truk Mengantuk

Postingan Terakhir Lucinta Luna sebelum Kini Menunduk Dicokok Polisi, Sesumbar Foto KTP dan Paspor

"Program ini untuk menambah gizi masyarakat dan mengurangi angka stunting di Kota Blitar," ujarnya.

Menurutnya, data penerima program bantuan sembako ini usulan dari Dinsos yang sudah diverifikasi oleh Kemensos. Menurutnya, data penerima program bantuan sembako tiap tahun bisa berubah. Dinsos akan terus memverifikasi data penerima program bantuan sembako.

"Datanya tiap tahun bisa berubah, karena dinamika di masyarakat juga berubah, ada yang meninggal dan pindah. Makanya tiap tahun datanya akan kami verifikasi," katanya kepada Tribunjatim.com.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso berharap penerima program bantuan sembako di Kota Blitar bisa bertambah. Menurutnya, program bantuan itu sangat bermanfaat untuk menambah gizi masyarakat.

Tak hanya jumlah, dia juga berharap nominal bantuan yang diberikan ke masyarakat juga bertambah.

"Program ini untuk menekan angka stunting di Kota Blitar. Stunting ini anak yang pertumbuhannya terhambat. Dengan ada tambahan gizi semoga angka stunting bisa ditekan," katanya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved