Pikap Tercebur Parit di Surabaya

Jembatan Beton di Sukolilo Surabaya Ambrol Dilewati Pikap Bermuatan Ratusan Kelapa, Jadi Sorotan

Penyebab pikap dan motor nyebur parit di Jalan Menur Pumpungan, Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya. Kondisi jembatan beton ambrol jadi sorotan.

Jembatan Beton di Sukolilo Surabaya Ambrol Dilewati Pikap Bermuatan Ratusan Kelapa, Jadi Sorotan
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMNUDI
Mobil pikap tercebur parit sedalam dua meter di Jalan Menur Pumpungan, Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya, Kamis (13/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terungkap penyebab insiden mobil pikap dan motor nyebur parit  di Jalan Menur Pumpungan, Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya.

Sopir mobil L300, Sugiyanto (38) mengungkapkan, insiden itu disebabkan karena kondisi jembatan penghubung antara jalan utama dengan pintu kios minuman kelapa muda tak kuat menahan beban berat di atasnya.

Pasalnya, lokasi depot tersebut berada di bibir pinggiran parit yang menghadap langsung ke arah Jalan Raya Menur Pumpungan.

VIRAL VIDEO Pria di Madura Telanjangi Wanita di Jalan, Perekam Tertawa, Polisi Gercep Bertindak

Kisah Miris Sebelum Wanita Madura Ditelanjangi di Jalan, Terkuak Perlakuan Keluarga, Dia Itu Kabur

Di bagian depan depot itu terhubung jembatan sepanjang tiga meter yang terbuat dari beton.

Alhasil saat mobilnya melintas di atasnya guna melakukan bongkar muat, jembatan sepanjang tiga meter itu ambrol.

"Kondisi jembatan yang kayak gitu melengkung," katanya pada awak media di lokasi, Kamis (14/2/2020).

Kondisi mobil pikap tercebur parit sedalam dua meter di Jalan Menur Pumpungan, Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya, Kamis (13/2/2020) malam, sebelum dievakuasi petugas.
Kondisi mobil pikap tercebur parit sedalam dua meter di Jalan Menur Pumpungan, Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya, Kamis (13/2/2020) malam, sebelum dievakuasi petugas. (TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI)

3 Pembully Siswi SMP Purworejo Tak Jadi Ditahan, Kepala Sekolah Harap Bisa Damai: Namanya Anak Iseng

Nasib Mujur Nenek Iro, Dibelikan Baim Wong Apartemen Mewah, Ini Jawaban Polos Nenek Iro untuk Baim

Apalagi, ungkapnya, mobil pikap miliknya sedang membawa muatan buah kelapa dengan berat sekitar 1.8 kwintal.

Sugiyanto mengaku, dirinya sedang membawa muatan buah kelapa dari Malang.

Selama ini ia melakukan pengiriman ke sejumlah depot minuman kelapa di kawasan Surabaya.

"Beratnya ini ya sekitar 1.8 kwintal. Saya ngambil dari Malang. Seminggu sekali kirim stok ke Surabaya," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved