Info Sehat
Mengapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi di Pagi Hari? Ini Penjelasan Para Peneliti
Mengapa serangan jantung sering terjadi di pagi hari? berikut penjelasan para peneliti.
Terlepas dari itu, serangan jantung juga bisa terjadi kapan saja tanpa melihat kondisi.
8 gejala serangan jantung yang sering diabaikan:
1. Sakit pada bagian dada
Dokter ahli kardiologi di Cleveland Clinic mengatakan bahwa orang-orang yang mengalami serangan jantung seharusnya mengalami sakit ringan pada dada sebelah kiri namun bukan sakit pada dada bagian tengah seperti yang ada di film-film.
2. Keringat dingin dan kelelahan yang ekstrem
Sebagian besar orang mengira bahwa ia hanya sekadar terkena penyakit flu atau sekadar kelelahan biasa, namun ternyata gejala gejala tersebut dapat menjadi gejala dari serangan jantung mendadak, seperti kelelahan tanpa sebab, ada rasa tidak nyaman pada tenggorokan, leher, dan rahang.
3. Nyeri lengan
"Serangan jantung bisa dimulai dari nyeri pada dada yang menjalar ke bagian sisi tubuh seperti lengan," lanjut Bufalino. "Namun, sejumlah pasien yang hanya mengalami nyeri pada lengan juga menunjukkan tanda penyakit jantung."
4. Ingin pingsan
Bila kondisi ingin pingsan ini terjadi tiba-tiba saat Anda sedang duduk, ini bisa menjadi tanda awal serangan jantung.
"Ini bisa berarti tekanan darah Anda turun karena jantung Anda tidak mampu memompa darah seperti seharusnya," kata Bufalino.
• 5 Tanda di Kaki yang Biasa Muncul Sebagai Gejala Diabetes, Kesemutan hingga Kram di Tengah Malam
5. Sakit tenggorokan
Sakit tenggorokan kemungkinan besar terjadi akibat infeksi akibat flu atau sinus. Namun, bila sakit tenggorokan terasa hingga ke bagian dada, maka itu bisa menjadi tanda awal serangan jantung.
6. Keringat dingin
Keringat dingin yang tidak disertai demam dan terjadi mendadak bisa menjadi tanda awal penyakit jantung yang perlu diwaspadai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-mengapa-serangan-jantung-lebih-sering-terjadi-di-pagi-hari.jpg)