Pilkada Surabaya 2020
Survei ITS Soal Bacawawali Surabaya, Nama Armuji dan Azrul Ananda Punya Popularitas Tinggi
Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya (Bacawawali) Armuji memiliki popularitas tertinggi dibandingkan Bacawawali lainnya jelang Pilkada Surabaya 2020
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Sudarma Adi
Survei ITS Soal Bacawawali Surabaya, Nama Armuji dan Azrul Ananda Punya Popularitas Tinggi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya (Bacawawali) Armuji memiliki popularitas tertinggi dibandingkan Bacawawali lainnya jelang Pilkada Surabaya 2020.
Menurut hasil survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang dirilis hari ini, Kamis (20/2/2020), Armuji memiliki popularitas sebesar 35 persen.
Disusul Presiden Persebaya, Azrul Ananda 22,78 persen, lalu di posisi ketiga ada Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat 6,47 persen.
• Survei ITS, Popularitas & Elektabilitas Whisnu Sakti Buana Tertinggi, Pengamat: Belum Menggembirakan
• Masyarakat Surabaya Inginkan Sosok Seperti Risma Dalam Pilwali Surabaya 2020, Survei: Suka Blusukan
• Kriteria Sosok Calon Wali Kota Surabaya Dambaan Warga Versi Hasil Survei ITS, Kejujuran Terpenting
Setelah itu Politisi Nasdem Vinsensius Awey membuntuti dengan 6,25 persen, lalu Pengurus Muslimat Jatim, Dwi Astutik 4,64 persen.
Ada juga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti dengan 4,05 persen, lalu Sekda Kota Surabaya Hendro Gunawan dengan 3,13 persen.
Dari sisi elektabilitas Armuji juga masih memimpin dengan angka 5,94 persen, disusul Azrul Ananda dengan 3,48 persen.
Setelah itu ada Dwi Astutik 1,53 persen, dan Taufik Hidayat 1,06 persen serta Vinsensius Awey 0,89 persen.
"Armuji dan Azrul Ananda memang cukup menonjol dalam persaingan Bakal Calon Wakil Wali Kota ini dibandingkan kandidat lain," ucap Kepala Pusat Studi Potensi Daerah Dan Perberdayaan Masyarakat LPPM ITS Sutikno.
Sutikno menjelaskan survei ini dilakukan pada tanggal 12-19 Februari 2020.
Nama-nama yang keluar disaring dari sumber pemberitaan di media massa arus utama di Surabaya.
Riset ini menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan 450 responden berusia 17 tahun ke atas (memiliki hak pilih).
Sampel diambil di seluruh wilayah di Surabaya, dengan jumlah sampel tiap wilayah proporsional terhadap jumlah penduduk Surabaya. Rentan margin of error sebesar 4,62 % dengan tingkat kepercayaan 95%.
Penulis : Sofyan Arif Candra Sakti
Editor : Sudarma Adi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/institut-teknologi-sepuluh-nopember-surabaya-merilis-hasil-survei-popularitas-dan-elektabilitas.jpg)