2 WNI di Indonesia Positif Coronavirus, Khofifah Imbau Warga Jatim Tak Panik, Ini Antisipasinya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jawa Timur tak panik mendengar adanya warga Indonesia yang positif virus Corona.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jawa Timur tak panik mendengar adanya warga Indonesia yang positif virus Corona atau Covid-19.
Khofifah menyampaikan, yang wajib dilakukan masyarakat adalah menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan berperilaku sehat dan bersih.
"Misalnya dari yang paling sederhana adalah mencuci tangan sebelum makan dengan air mengalir. Lalu memakai masker kalau sedang sakit. Tak perlu panik, proporsional saja, sambil kita tetap melakukan kewaspadaan, makan makanan yang sehat," kata Khofifah.
• Wali Kota Batu Ajak Terapkan Hidup Sehat untuk Perangi Virus Corona, Sebar Informasi Etika Bersin
Jangan sampai dengan adanya pengumuman itu, masyarakat jadi takut untuk jalan ke pasar, ke tempat publik, dan juga takut ke tempat-tempat yang bertemu dengan banyak orang.
Khofifah mengatakan, jika hal tersebut terjadi bisa berdampak serius pada ekonomi suatu daerah.
Meski begitu antisipasi dan kewaspadaan tetap harus diutamakan.
• Detik-detik Tangis BCL Pecah saat Nyanyi di Tengah Lagu, Mata Berkaca-kaca Ucap I Love You
• 2 WNI di Indonesia Positif Corona, Kekhawatiran WHO dan Para Ahli Dunia Kini Terbukti Benar?
Oleh sebab itu, ia mengimbau agar setiap orang tetap melakukan antisipasi dengan menjaga kesehatan diri dan lingkungan secara bijak.
Tidak hanya itu, dari segi pencegahan penularan virus Corona, mantan Menteri Sosial ini menegaskan pemerintah sudah melakukan langkah antisipasi.
Mulai dari pemasangan body thermal scanner di Juanda hingga pelabuhan dengan berkoordinasi dengan KKP.
• 4 Cara Penularan Virus Corona yang Perlu Diwaspadai, Beserta Langkah Antisipasi Agar Tak Terjangkit
"Sebetulnya saya sudah sampaikan ke awal. Juanda kota sudah siapkan body theemal scanner. Disiapkan di internasional airport dan di kedatangan internasional Komandannya adalah KKP," katanya.
"Kemudian ada ruang isolasi. Jika ada yang dikhawatirkan dari suhu tubuh di atas 38 derajat, maka harus dilasukkan ke ruang isolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kita sudah ada tiga rumah sakit top reveral yang disiakan untuk antisipasi virus corona, RSUD dr Soetomo, RSUP Dr Soedono dan RSUD Saiful Anwar," sambung Khofifah.
Tiga rumah sakit ini dipastikan siap untuk menjadi rujukan jika ada suspect atau warga yang mengalami gejala terinfeksi virus Corona.
• Daftar 100 Rumah Sakit Rujukan Pasien Virus Corona di Indonesia, Jawa Timur 8 RS, Cek Lengkapnya!
Oleh sebab itu, jika ada masyarakat yang memiliki tanda tanda terkena infeksi virus Corona agar segera memeriksakan diri.
Ia menegaskan, yang harus dilakukan saat ini adalah masyarakat disampaikan informasi-informasi yang objektif.
Jangan sampai ada hal yang disampaikan membuat masyarakat galau dan resah.
• Kenali Kontak Langsung Close Contact Berisiko Tertular Virus Corona, Berikut 5 Cara Mencegahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gubernur-khofifah-saat-meninjau-pencairan-dana-desa-di-madiun.jpg)