'Gemas' Tak Ada Perbaikan, Jembatan Rusak Penghubung 2 Desa di Kota Batu Ditanami Pohon Pisang

Warga Desa Giripurno menempatkan pohon pisang di jembatan rusak penghubung dua desa. Kesal Pemkot Batu tak segera perbaiki.

SURYA/BENNI INDO
Kondisi kerusakan di dekat jembatan yang menghubungkan Dusun Krajan dengan Kedung di Desa Giripurno, Senin (2/3/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Warga Desa Giripurno menempatkan pohon pisang di jembatan rusak yang menghubungkan Dusun Kedung dengan Krajan, Desa Giripurno, Kota Batu.

Penempatan pohon pisang itu dilakukan warga  pada Sabtu (29/2/2020) malam.

Kepala Desa Giripurno Suntoro saat dikonfirmasi mengatakan penempatan pohon itu sebagai tanda agar pengguna jembatan berhati-hati. Pasalnya, belum ada rambu pemberitahuan di sekitar lokasi.

Pesan Mendalam BCL ke Ashraf Sinclair Kini Terucap, Isi Hati Ibu Noah Menyayat Hati, Dia Tersenyum

2 WNI di Indonesia Positif Corona, Kekhawatiran WHO dan Para Ahli Dunia Kini Terbukti Benar?

Selain itu juga sebagai bentuk kegeraman warga karena belum ada perbaikan.

“Jembatan ambruk kena longsor. Air limpahan dari box culvert yang sudah tiga tahun ini tidak dipindahkan. Airnya ke situ, akhirnya mengerong rebahlah pagar pembatas itu, termasuk makan badan jalan, juga ada pipa air milik PDAM,” kata Suntoro, Senin (2/3/2020).

Diterangkan Suntoro, kejadian itu sudah enam hari yang lalu. Namun sampai saat ini belum ada perbaikan.

Terkait keberadaan box culvert, Suntoro mengatakan sudah melaporkan ke Pemkot Batu, baik tertulis maupun lisan.

Profil Asli Polisi yang Sering Ada di Sinetron, Seorang Kakek, Profesi di Kehidupan Nyata Terkuak

Suami Bacok Pemuda Bangkalan hingga Luka, Ngamuk Pergoki SMS Sayang-sayangan Korban ke Istrinya

“Kemudian kok tidak ada tindak lanjut. Akhirnya masyarakat greget dan gemes. Warga berbondong-bondong cari pohon pisang dan dipasang di situ. Saya dipanggil waktu itu, aksi itu bukan mau demo, tapi agar ada rambu-rambunya. Kalau malam minggu juga bahaya karena ramai,” kata Suntoro.

Jembatan tersebut menjadi akses penting antara Dusun Krajan dan Kedung. Warga dari Dusun Kedung sering membawa hasil bumi ke luar kota melalui jalur tersebut.

Akibat kondisi jembatan yang rawan, saat ini jalur diubah menjadi satu. Pengendara harus bergantian jika ingin melintas.

Stok Masker Terbatas, Dinkes Jatim Imbau Orang Sehat Tak Usah Pakai: yang Sakit Saja

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved