Breaking News:

3 Cara Mudah Lapor SPT Tahunan Wajib Pajak Pribadi, Catat Batas Waktu Pelaporan dan Dendanya

Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) wajib dilakukan bagi seluruh wajib pajak. Berikut 3 cara mudah lapornya!

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA SYAHPUTRA
Suasana Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sampang, Madura, Kamis (5/3/2020). 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG – Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) wajib dilakukan bagi seluruh wajib pajak.

Hal itu dilakukan untuk melaporkan pelunasan atau pembayaran pajak yang sudah dilakukan, baik secara personal maupun melalui pemotongan penghasilan dari perusahaan dalam jangka waktu satu tahun.

Serta pelaporan SPT Tahunan sudah diatur di dalam pasal 3 Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan Tatacara Perpajakan.

14 Langkah Mengisi SPT Tahunan Secara Online untuk Wajib Pajak Pribadi, Siapkan Kode e-FIN

Pelaksana Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sampang, Khoirul mengatakan, terdapat tiga cara dalam menyampaikan SPT Tahunan.

Di antaranya, wajib pajak dapat langsung datang KP2KP yang ada di daerah masing-masing.

Kemudian dapat melalui online dengan menggunakan Electronik Filing Identification Number (e-Filing).

Di Balik Video Baru Syahrini, ‘Kebohongan’ Soal Adegan Mesra dengan Reino, Sikapnya Tuai Komentar

Tragedi Pilu Prajurit TNI Gugur Diinjak Gajah, Nyawa Hilang Setelah Lari, Penyebab Serangan Terkuak

“Lalu juga bisa melalui pos tercatat atau jasa ekspedisi,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (5/3/2020).

Khoirul menambahkan, pelaporan SPT Tahunan memiliki batas waktu setiap tahunnya.

Sehingga di dalam Undang-Undang KUP Pasal 7, diatur bagi siapa yang tidak melaporkan SPT tahunan, wajib pajak akan dikenakan sanksi berupa denda.

Penangkal Mujarab Virus Corona Dimiliki Wagub NTT, Sebut 1 Pohon Ajaib: Penyakit Tidak akan Datang

Untuk jumlah denda yang disebabkan karena terlambat pelaporan SPT Tahunan yakni, bagi pajak pribadi sebanyak Rp 100.000, sedangkan bagi wajib pajak badan usaha Rp 1.000.000.

“Batas waktu melakukan pelaporan paling lambat tiga bulan setelah berakhirnya tahun pajak atau 1 Januari sampai dengan 31 Maret,” pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved