Istri Almarhum Dinyatakan Suspect Corona, Enam Keluarga Lain Diisolasi di Rumahnya

sesuai prosedur dari Kementerian Kesehatan, istri almarhum langsung dibawa ke RSUP dr Soedono, Kota Madiun," kata Bupati Magetan Suprawoto

pixabay.com
(ILUSTRASI) Langkah Sederhana Cegah Virus Corona, Hindari Daerah Endemis Covid-19 hingga Biasakan Cuci Tangan. 

TRIBUNJATIMCOM, MAGETAN - Tujuh Anggota keluarga almarhum yang meninggal karena virus corona virus Disease (covid 19), kini dalam pengawasan tim kesehatan dari Provinsi Jawa Timur.

Dari ke tujuh anggota keluarga yang diisolasi, seorang, yakni istri almarhum dinyatakan suspect civid 19.

"Istri almarhum karena di anggap suspect covid 19, sesuai prosedur dari Kementerian Kesehatan, istri almarhum langsung dibawa ke RSUP dr Soedono, Kota Madiun," kata Bupati Magetan Suprawoto saat konferensi pers masalah itu di pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Sabtu (14/3).

Dikatakan Suprawoto, sedang keenam anggota almarhum lainnya, diisolasi dirumahnya dan dalam pengawasan Puskesmas setempat, diperkirakan 14 hari, tidak diperkenankan keluar rumah dan bersosialisasi dengan khalayak.

"Keenam anggota keluarga lainnya masih diobservasi sambil menunggu hasilnpemeriksaan dari laboratorium Kemenkes di Jakarta,"ujar Suprawoto kepada Tribunjatim.com.

Warga Magetan Meninggal Suspect Corona

Istri Pasien Positif Corona asal Magetan, Sempat Alami Sesak Nafas dan Demam

Polisi Mojokerto Tidak Terpengaruh Klarifikasi Lapas, Dugaan Napi Kendalikan Peredaran Narkoba

Keenam anggota keluarga almarhum yang meninggal dalam perawatan di RSUD dr Moewardi, yaitu orangtua (79 tahun) almarhum, saudara laki laki almarhum (41 tahun), Saudara perempuan (55 tahun), Keponakan laki laki (35 tahun), putri kandung almarhum (24 tahun), dan putri kandung almarhum (22 tahun). Sedang istri almarhum (52 tahun) yang suspect corona dibawa ke RSUP dr Soedono, Kota Madiun.

"Acara pengambilan sample suhu badan dan darah yang akan dibawa tim Kesehatan Provinsi untuk diuji di laboratorium sampai selesai siang ini," kata Bupati kepada Tribunjatim.com.

Masyarakat, lanjut Bupati Suprawoto, tidak perlu resah, tetap aktivitas seperti biasa, jalani hidup sehat dan makan makanan sehat, agar badan punya kekebalan yang baik. Termasuk tetap olahraga dan waspada mengadakan kontak fisik dengan orang lain.

"Makanya sekarang di sekolah sekolah ada wastafel, kita himbau untuk mulai di efektifkan. Kegiatan study tour ke tempat tempat wisata di tunda dulu sampai aman," kata Bupati Suprawoto.(tyo/Tribunjatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved