Polisi Mojokerto Tidak Terpengaruh Klarifikasi Lapas, Dugaan Napi Kendalikan Peredaran Narkoba

Satresnarkoba Polres Mojokerto tidak mempersoalkan terkait klarifikasi pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Mojokerto

Surya/Mohammad Romadoni
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung membeberkan barang bukti hasil ungkap kasus narkoba dari Operasi Bina Kusuma berupa barang bukti 1 kilogram ganja. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kepolisian Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mojokerto tidak mempersoalkan terkait klarifikasi pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Mojokerto yang membantah dugaan narapidana yang turut terlibat mengendalikan peredaran narkoba dari dalam tahanan.

Adanya klarifikasi tersebut tidak akan mempengaruhi proses penyidikan kasus peredaran narkoba yang diduga melibatkan narapidana dari Lapas di Jawa Timur.

Kasat Narkoba Polres Mojokerto, AKP Yogi Ardi Khistanto menjelaskan pihaknya tidak bermaksud menyudutkan salah satu institusi terkait pengungkapan kasus narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas tersebut.

Pihaknya berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jaringan Lapas di Jawa Timur dari Operasi Bina Kusuma 2020, total barang bukti disita berupa narkoba seberat 4,7 ons sabu-sabu.

"Tersangka kasus narkoba mengaku ada keterlibatan orang dalam (Narapidana, Red) dari beberapa Lapas," ungkapnya saat dikonfirmasi Surya, Sabtu (14/3/2020).

Menurut Yogi, sesuai penyidikan tersangka memperoleh dan mengedarkan sabu-sabu itu dari permintaan narapidana tersebut.

Kecamatan Ijen Bondowoso Kembali Diterjang Banjir Bandang

Lapas Mojokerto Bantah Ada Keterlibatan Napinya Yang Kendalikan Peredaran Narkoba di Dalam Tahanan

PMI Jember Pasang Antiseptic di Tempat Umum

Pihaknya menduga transaksi peredaran narkoba ini ada indikasi kuat yang dikendalikan oleh narapidana dari dalam tahanan.

"Semua itu keterangan dari para tersangka yang ditanyakan rekan media saat press release kemarin, masih kita dalami dan lakukan penyelidikan untuk kebenaran keterangan yang bersangkutan," ujar mantan Kasatreskrim Polres Nganjuk ini.

Masih kata Yogi, pihaknya mempersilahkan adanya klarifikasi yang dibuat atas institusi yang bersangkutan terkait pengungkapan kasus narkoba ini.

"Kita tetap melakukan pengembangan dan apabila benar akan kita tindaklanjuti," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved