Pria Lamongan Cabuli Pelajar

Modus Bejat Pria Lamongan Cabuli 6 Pelajar Laki-laki, Iming-imingi Pakaian Buat Perdayai Si Mangsa

Muksin (40), Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, tak berkutik saat ditangkap tim Satreskrim Polres Tuban.

SURYA/M SUDARSONO
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono didampingi Kasat Reskrim, AKP Yoan Septi Hendri, saat ungkap kasus pelaku pedofilia, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Muksin (40), Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, tak berkutik saat ditangkap tim Satreskrim Polres Tuban.

Pria tersebut merupakan pelaku pencabulan anak di bawah umur terhadap enam anak (laki-laki) di bawah umur, yang masih berstatus pelajar SMP, yaitu FSA (14) Lamongan, NADGS (13), MSE (15), GAS (13), MJH (12),  FASF (14), dari Bojonegoro.

Terungkap tersangka bisa memperdaya keenam korbannya itu, di antaranya dengan memberikan sejumlah pakaian atau busana.

BREAKING NEWS - Pria Lamongan Cabuli 6 Pelajar, Fakta Lokasi Pencabul saat Beraksi Mencengangkan

"Pelaku ini mengiming-imingi korbannya dengan memberikan pakaian, hingga akhirnya para korbannya mau. Sudah melakukan aksinya 8 kali," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus, Kamis (26/3/2020).

Perwira menengah itu menjelaskan, aksi bejat tersangka dilakukan secara bergantian terhadap para korban dengan waktu yang berbeda juga.

Jadi salah satu korban pertama bilang, jika tersangka ini baik, memberikan ini itu (pakaian, red), hingga pelaku memberikan nomor ke para korban.

VIRAL VIDEO Polisi Pukul 3 Bintara Pakai Ikat Pinggang, 1 Orang Masuk RS, Polda Sumbar Angkat Bicara

Fakta Masa Lalu Abash Pacar Lucinta Luna Bocor, Foto KTP & Saat Jadi Wanita, 4 Rahasia Lain Terkuak

Akhirnya, para korban lainnya juga berinteraksi kepada pelaku hingga terjadilah perbuatan tidak terpuji tersebut.

"Pelaku memang iming-iming memberikan sesuatu ke para korbannya, agar terkesan baik. Kemudian seiring berjalannya waktu terjadilah tindak pencabulan maupun sodomi ke salah satu korban, kenalnya mulai Januari 2020," terangnya.

Ditambahkannya, tersangka melakukan aksi bejatnya di sejumlah tempat, seperti di kamar kos tersangka di sekitar pos bom, di atas truk dan lebih mencengangkan lagi di salah satu tempat ibadah.

Potret Pernikahan Dewi Perssik saat Masih Umur 18, Sang Pedangdut Sebut Hidung, Dagu, Dadanya Asli

Aksi pelaku terungkap saat para orang tua korban melaporkan anaknya yang tidak pulang ke Polsek Tuban, lalu diteruskan ke unit PPA Satreskrim Polres.

"Orang tua korban tahu kalau dari salah satu teman korban bilang, jika korban ada di Tuban. Lalu diselidiki petugas hingga berujung penangkapan pelaku dan pengamanan sejumlah barang bukti," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat UU 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara.

VIRAL WNA Belanda Dirawat di RSI Aisyiah Malang 9 Hari, Pihak RS Bantah, Imbau Warga Waspada Hoaks

Penulis: M Sudarsono

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: M Sudarsono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved