Virus Corona di Trenggalek

Dampak Corona Ekonomi Warga Terpukul, Bupati Trenggalek Mas Ipin Siapkan Kartu Penyangga Ekonomi

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyiapkan kartu penyangga ekonomi untuk membantu warga yang ekonominya terdampak wabah virus Corona.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan batuan masker yang akan dikirim via ojek online lokal, Sabtu (28/3/2020). Cara ini dilakukan untuk menghindari kerumunan. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyiapkan kartu penyangga ekonomi untuk membantu warga yang ekonominya terpukul dampak dari virus Corona atau Covid-19.

Rencananya, Bupati akan menyiapkan antara 3.000 hingga 5.000 kartu yang berisi uang elektronik tersebut.

Jika tak ada halangan, kartu penyanggah ekonomi yang berbentuk uang elektronik atau e-money ini bakal disebarkan mulai April mendatang.

Kartu itu akan dibagikan ke warga yang ekonominya terpuruk dampak dari virus Corona. Khususnya warga yang selama ini bekerja di sektor informal.

"Mungkin tidak bisa membantu secara keseluruhan warga terdampak. Namun setidaknya sebagian warga akan bisa diringankan ekonominya melalui kartu ini," kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, Minggu (29/3/2020).

Saldo dalam kartu tersebut, kata dia, akan bisa dibelikan kebutuhan pokok di gerai yang bekerja sama yang kini juga tengah disiapkan.

PN Surabaya Bakal Terapkan Sidang Online Mulai Besok, Pengacara: Menarik, Tapi Efektifitasnya?

CEO Arema FC Tanggapi Soal Keputusan Liga 1 dan Gaji: Siap Jalankan Kewajiban Pada Pemain

Pasien Covid -19 di RSUP dr Soedono Kota Madiun Tampak Sehat, Beredar Video Sedang Senam

"Mengapa kami pakai e-money, agar kami bisa melacak transaksinya. Juga rute-rute pemakainya. Kalau diberikan dalam bantuan tunai, kami tidak bisa melacaknya," sambung Mas Ipin.

Dengan pelacakan itu, Mas Ipin berharap pemerintah bisa dengan mudah memantau aktivitas warga. Ini dianggap penting apabila virus Corona menyerang wilayah tersebut.

"Tentu kami berharap Trenggalek tidak terjadi kasus positif Corona. Tapi ini sekaligus sebagai bentuk antisipasi," tuturnya.

Antisipasi masuknya virus Corona ke Trenggalek dilakukan dengan pengetatan pengecekan di perbatasan.

Pada Sabtu (28/3/2020), Mas Ipin berkali-kali datang ke dua wilayah utama perbatasan yang punya titik check point.

Yakni di Terminal Durenan yang berbatasan dengan Tulungagung dan Anjungan Cerdas di Kecamatan Tugu yang berbatasan dengan Ponorogo.

Saat pengecekan di Tugu, Mas Ipin merasa kurang puas dengan titik pengecekan yang hanya di pinggir jalan dengan fasilitas terbatas.

Ia minta pihak terkait untuk menggunakan wilayah dalam Anjungan Cerdas sebagai titik pengecekan.
Jadi, kendaraan yang lewat akan diarahkan masuk ke tempat rest area milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.

"Kami koordinasi dengan Pemprov untuk meminta izin memanfaatkan Anjungan Cerdas," katanya.

Dengan kendaraan masuk ke Anjungan Cerdas, arus lalu lintas tak terganggu. Sehingga, proses pengecekan dapat berlangsung lebih teliti dan maksimal. (aflahulabidin)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved