Sudah Saatnya Pujasera Berbasis 4.0, Meeber Teknologi Tawarkan Sistem Single Cashier

Pusat Jajanan Serba Ada disingkat Pujasera adalah sebuah tempat makan berisi kumpulan gerai-gerai (counters) makanan yang menawarkan menu variatif.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
CEO PT Meeber Teknologi Rudy Hartawan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masyarakat Indonesia sudah pasti tidak asing dengan istilah Pujasera (food court). Pusat Jajanan Serba Ada disingkat menjadi Pujasera  adalah sebuah tempat makan yang berisi kumpulan  gerai-gerai (counters) makanan yang menawarkan aneka menu yang variatif. 

Secara umum, konsep Pujasera adalah "Makanan Cepat Saji" dimana  para pengunjung dapat langsung memesan makanan atau minuman di gerai-gerai yang siap melayani mereka. Makanan dan minuman siap saji ini umumnya butuh waktu antara 10-15 menit untuk meracik, memasak, hingga penyajian.

Pujasera Bisnis Jilid 2 Resmi Selesai, Founder of Connectpedia.id Ungkapkan Kebahagian: Sukses!

Pujasera Bisnis Jilid 2 Bakal Kupas Beragam Strategi Bisnis di Era Industri 4.0, Cek Tanggalnya!

CEO PT Meeber Teknologi Rudy Hartawan menjelaskan, awalnya pujasera merupakan gerai-gerai mandiri yang disewakan kepada pebisnis kuliner dalam satu area yang dibawahi pengelola. "Sehingga pelanggan dapat memesan, membayar, dan mengambil pesanannya langsung di gerai masing-masing," jelasnya dalam rilis pada TribunJatim.com, Senin (30/3/2020).

Namun sistem sewa semacam itu, sejak tahun 2000-an sampai sekarang sebagian besar sudah berubah menjadi sistem kemitraan atau bagi hasil. Ini artinya konsep pelayanan yang diterapkan juga berubah yaitu sistem pemusatan pembayaran (single cashier). "Pelanggan memesan di gerai, kemudian membawa bukti pemesanan ke kasir untuk membayar baru kemudian dapat mengambil pesanannya," jelasnya.

Konsep pelayanan ini semenjak era milenium  ini telah berevolusi sangat cepat terutama dalam peningkatan kecepatan pelayanan, kenyamanan, bahkan pengalaman unik bagi pelanggan.

Evolusi yang terjadi adalah :

1.Sistem kasir terpusat. Pelanggan memesan di gerai kemudian membawa bukti pemesanan ke kasir untuk membayar. Selanjutnya apabila tersedia pelayan, pelanggan  memberikan bukti bayar pemesanan kepada pelayan sehingga pelayan yang mengambil dan mengantar pesanan kemeja pelanggan. Apabila tidak tersedia pelayan maka pelanggan harus menunggu di gerai untuk mengambil pesanan yang disajikan.

2.Sistem Kartu Magnetik. Pelanggan mendapatkan  kartu waktu berkunjung. Kartu magnetic digunakan untuk memesan di masing-masing gerai yang menggunakan sistem POS yang terintegrasi dengan cara gesek. Setelah selesai berkunjung baru membayar dengan menggesekan kartu, maka seluruh pesanan akan tampil pada sistem POS di kasir.

3.Sistem Kartu RFID. Saat berkunjung, pelanggan harus melakukan registrasi kartu dan melakukan pengisian saldo. Berikutnya pelanggan dapat memesan ke masing-masing gerai yang menggunakan sistem POS yang terintegrasi dengan cara tapping. 

Setelah selesai berkunjung, apabila terdapat saldo tersisa dan hendak di ambil kembali maka pelanggan harus kebagian pengembalian saldo untuk mendapatkan sisa dana tersebut.

Halaman
12
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved