Virus Corona di Banyuwangi

UPDATE CORONA di Banyuwangi Senin 30 Maret, Satu Orang Positif Corona di Banyuwangi

- Pemkab Banyuwangi mengumumkan satu pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN DWI SAPUTRA
RSUD Blambangan menyiapkan ruang isolasi untuk mengantisipasi adanya pasien terinfeksi virus Corona baru yang mematikan. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi mengumumkan satu pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Pasien tersebut sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Saat ini pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Blambangan.

”Hasil tes sudah keluar, yang bersangkutan positif. Saat ini kondisinya stabil, sudah membaik, sudah bisa makan lancar, sudah copot ventilator. Karena kondisinya yang terus membaik, dalam dua hari ke depan kami lakukan dan kirim lagi tes swab pasien tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, Senin (30/3).

Rio, sapaan akrab Widji Lestariono, menambahkan, pasien tersebut mempunyai riwayat dari daerah yang telah terjangkit virus corona.

Cerita Pilu Perawat Positif Corona, Tangis Pecah Curhat ke Ganjar Pranowo, Anak Tanya Kapan Pulang

5 Negara yang Masih Aman dari Covid-19, Ada Satu dari Asia, Terbongkar Siasat Hadapi Pandemik Corona

Perumahan Pasien Terkonfirmasi Covid-9 di Kota Kediri Dikarantina, Warga Dilarang Keluar-Masuk

”Semua keluarga dan riwayat kontak sudah kami kantongi sejak pekan lalu, dan semua sudah masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), sudah dilakukan isolasi,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Saat ini, lanjut Rio, terdapat 196 ODP di Banyuwangi. Adapun PDP nol, dari yang sebelumnya satu orang, karena sudah naik status menjadi positif Covid-19.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas kembali mengingatkan agar semua pihak menjaga kesehatan dan mematuhi imbauan untuk menjaga jarak (physical distancing).

”Banyuwangi sudah masuk zona merah, karena sudah ada yang positif. Ini harus jadi perhatian semua orang dengan jaga kesehatan dan jaga jarak,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Dari sisi pemerintah daerah, lanjut Anas, pihaknya telah menyiapkan lebih dari 300 bed isolasi yang tersebar di sejumlah rumah sakit dan ruang isolasi darurat.

Penyemprotan disinfektan dilakukan setiap hari di berbagai ruang publik.

Polresta Banyuwangi pun mulai menerapkan kebijakan physical distancing dengan menutup sejumlah ruas jalan pada waktu tertentu.

Pemkab Banyuwangi juga telah merealokasi APBD untuk penanganan Covid-19, baik untuk penambahan bed isolasi, APD tenaga medis, alat rapid test, maupun berbagai alat penunjang lainnya. (Haorrahman/TribunJatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved