Kesaksian Tamu Pernikahan Viral Kapolsek saat Corona, 1 Hal Tak Diketahui Publik: Tidak Bersentuhan
Inilah kesaksian tamu yang sempat datang di pernikahan viral mantan Kapolsek Kembangan dengan sleebgram Rica Andriani, ternyata pernikahannya higienis
Penulis: Ignatia | Editor: Adi Sasono
TRIBUNJATIM.COM – Baru-baru ini muncul kesaksian yang diungkap oleh tamu undangan di pernikahan viral mantan Kapolsek Kembangan yang telah dicopot jabatannya.
Kesaksian tersebut terkait apa yang sebenarnya terjadi dalam pesta pernikahan.
Pesta pernikahan yang nekat digelar di tengah wabah corona tersebut mengundang perhatian publik.
Pasalnya, yang menyelenggarakan adalah aparat kepolisian yang berpangkat sebagai seorang Kapolsek.
• Al Ghazali Terlanjur Nyaman dengan Alyssa Daguise, Bakal Menikah Muda, Calon Besan Maia CEO Sukses
• VIRAL Kapolsek Gelar Resepsi saat Corona, Nasib Jabatan Kini Pilu, Mempelai Wanita Bukan Sosok Biasa

Apa kesaksian yang disampaikan oleh tamu undangan yang kebetulan ikut hadir dalam acara pesta tersebut?
Simak ulasannya.
Selama wabah Covid-19, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis juga menerbitkan maklumat pada Jumat (19/3) untuk mendukung upaya pemerintah terkait larangan menggelar acara yang mengundang massa dalam upaya memutus mata rantai virus corona.
Tetapi, Kompol Fahrul justru menggelar resepsi mewah dengan selebgram Rica Andriani di salah satu hotel kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu (21/3/2020).
Pernikahan tersebut dianggap melanggar maklumat Kapolri, sehingga Kompol Fahrul Sudiana dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat.
Di balik pelanggaran yang dilakukan oleh Fahrul Sudiana, ada cerita yang disampaikan oleh para saksi mata yakni para tamu undangan.
• Potret Pernikahan Dewi Perssik saat Masih Umur 18, Sang Pedangdut Sebut Hidung, Dagu, Dadanya Asli

Dilansir TribunJatim.com dari Warta Kota via GridHot.ID, seorang tamu undangan bernama Miftahul Munir mengungkap fakta yang terjadi.
Miftahul Munir (30) menceritakan para tamu saat menghadiri acara pada Minggu (21/3)/2020) itu betul-betul dicek kesehatannya.
"Sebelum hendak ke ruang pesta, saya dicek suhu dulu. Kemudian menyerahkan undangan yang terdapat kode bar di dalam undangan tersebut," kata Munir di Jakarta, Kamis.
Kemudian para tamu yang telah diizinkan masuk ruangan pesta, harus menggunakan penyanitasi tangan.

Munir mengatakan, sekitar sepuluh meter sebelum benar-benar memasuki ruangan pesta, para tamu dicek kembali suhu tubuhnya oleh tim penyelenggara pernikahan.