Virus Corona di Kota Blitar

Pemkot Blitar Pantau 24 TKI yang Pulang Kampung

Pemkot Blitar memantau para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang ke kampung halaman saat momen mudik Lebaran.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Blitar menyemprot disinfektan di ruas Jalan Merdeka atau di kawasan Alun-alun Kota Blitar, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar memantau para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang ke kampung halaman saat momen mudik Lebaran.

Pemkot Blitar meminta para TKI yang pulang ke kampung halaman mematuhi protap pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Suharyono mengatakan data sejak Januari-Maret 2020 tercatat baru ada 24 TKI yang pulang kampung di Kota Blitar. Tim Pemkot Blitar langsung memantau para TKI yang baru pulang kampung.

"Mulai Januari 2020 sampai 31 Maret 2020, baru ada 24 TKI yang pulang di Kota Blitar. Mereka sudah dalam pemantauan tim dari Pemkot Blitar," kata Suharyono, Selasa (7/4/2020).

Dikatakannya, dalam proses pemantauan, para TKI yang baru pulang kampung kondisinya sehat. Petugas sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para TKI. Mereka juga sudah melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Kondisinya baik, mudah-mudahan tidak ada yang mengarah terpapar Covid-19," ujar Suharyono.

Cerita Usaha Napi Bikin Masker di Rutan Trenggalek, Garap Puluhan Masker per Hari, Dijual Rp 3000

Curhat Denada Hadapi Corona di Singapura, Tak Henti Doa Sepanjang Belanja, Sang Anak Ramai Didoakan

UPDATE CORONA di Sidoarjo Selasa 7 April, 2 Pasien PDP Covid-19 Meninggal, Keduanya Berusia 50 Tahun

Menurutnya, para TKI yang pulang kampung itu bekerja di Hongkong, Taiwan, Malaysia, Singapura, dan Korea. Sejumlah negara itu juga sudah terpapar virus Corona atau Covid-19.

"Para TKI yang pulang kampung itu rata-rata kontrak kerjanya memang sudah habis," katanya.

Dikatakannya, Pemkot Blitar terus memantau TKI yang pulang ke kampung halaman, terutama saat momen mudik Lebaran. Pemkot Blitar bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Surabaya untuk memantau para TKI yang pulang kampung.

Secara jumlah, kata Suharyono, TKI asal Kota Blitar yang bekerja di luar negeri tidak terlalu banyak. Jumlah TKI asal Kota Blitar yang bekerja di luar negeri hanya sekitar 200 orang.

Tapi, kami tetap harus waspada untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari para TKI yang pulang kampung," katanya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved