Pasien Pneumonia RSUD Mojokerto Meninggal Sebelum Jalani Rapid Test, Kadinkes: Bukan PDP Covid-19

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto pastikan pasien pneumonia di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo meninggal bukan karena Covid-19.

Freepik.com
ILUSTRASI - pasien meninggal bukan akibat Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto memberikan klarifikasi terkait pasien Pneumonia yang meninggal di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Mojosari.

Ia menegaskan pasien tersebut bukan termasuk pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko menjelaskan pasien pria 56 tahun warga Kecamatan Mojoanyar, meninggal pada Senin (6/4/2020) pukul 23.30 WIB.

Aurel-Azriel Ungkap Pengakuan Dosa Sebelum Kenal Ashanty, Tabiat Masa Kecil Anak Anang Terbongkar

Cerita Pria Magetan Kena Corona, Tak Kaget Saat Tahu Positif, Sembuh karena 1 hal & Main Kuis

Hasil diagnosa pasien tersebut menderita sakit Pneumonia Bilateral dan Accut Lung Oedema (ALO).

"Pasien dirawat oleh dokter spesialis di ruangan isolasi RSUD Wahidin Sudiro Husodo," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan, riwayat pasien mengeluhkan sakit demam dan mual selama tiga hari dan dirujuk dari Rumah Sakit Kamar Medika Kota Mojokerto ke RSUD Mojosari pada Senin (6/4/2020) pukul 15.32 WIB.

VIRAL Video Tangisan Ratusan Pegawai Ramayana Depok Kena PHK Imbas Corona, Saling Berpelukan

Pasar Malam Kodam Surabaya Ditutup Kena Imbas Corona, Pedagang Berharap Biaya Sewa Dibebaskan

"Pasien meninggal sebelum menjalani rapid test Covid-19," ungkapnya.

Masih kata Sujatmiko, pasien yang meninggal karena Pneumonia Bilateral dan Accut Lung Oedema (ALO) ini bukan dalam kategori Pasien dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Pasalnya, yang bersangkutan tidak ada riwayat kunjungan ke daerah terjangkit Corona (Covid-19).

"Tidak ada status PDP terhadap pasien tersebut," jelasnya.

Ditambahkannya, meski demikian pemakaman jenazah ditangani oleh petugas rumah sakit memakai Alat Pelindung Diri (APD) sesuai prosedur penanganan Covid-19.

"Pemakaman langsung ditangani oleh petugas rumah sakit sesuai prosedur," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved