Bupati Jember Tinggalkan Sidang Paripurna Sebelum Ditutup

DPRD Jember menggelar rapat sidang paripurna secara daring, Kamis (9/4/2020). Sidang paripurna digelar secara daring sebagai upaya menjaga jarak di m

sri wahyunik/surya
Tangkapan layar live facebook rapat paripurna DPRD Jember, Kamis (9/4/2020) sore 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - DPRD Jember menggelar rapat sidang paripurna secara daring, Kamis (9/4/2020). Sidang paripurna digelar secara daring sebagai upaya menjaga jarak di masa pandemi Virus Corona.

Sidang paripurna kali ini beragendakan penandatanganan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Perda oleh DPRD Jember dan Bupati Jember. Sebelum penandatanganan lima Perda tersebut, fraksi di DPRD Jember menyampaikan pandangan akhirnya.

Kelima Raperda yang ditandatangani itu adalah Raperda tentang Perubahan Perda No 4 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum, Raperda tentang Perubahan Perda No 5 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, Raperda tentang Perubahan Perda No 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, Raperda tentang Penyertaan Modal Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan, dan Raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandhalungan Jember.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh 39 orang dari 50 orang anggota dewan. Ke-39 orang itu hadir di dalam ruang sidang paripurna DPRD Jember, juga ada yang mengikuti paripurna melalui 'teleconference' memakai sebuah aplikasi komunikasi jarak jauh.

Pembacaan pandangan akhir fraksi dibacakan secara langsung di rapat paripurna. Empat orang pimpinan dewan juga hadir di rapat tersebut. Rapat paripurna kali ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Jember Faida.

Susi Susanti Kirim Pesan Khusus untuk Atlet Pelatnas Cipayung: Jaga Kesehatan di Tengah Corona

VIRAL Asmara Bidan Cantik & Penjual Bakso, Kisah Cinta Berujung Lamaran saat Wisuda: Aku Ora Ganteng

7 VPN Gratis yang Membantu Koneksi Internet Jadi Lancar saat Bekerja dari Rumah atau WFH

Rapat paripurna ini juga disiarkan secara langsung melalui akun Facebook Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember. Dari pantauan Surya di akun tersebut, ada sejumlah pemandangan unik dalam rapat paripurna tersebut.

Ada pemandangan terbilang berbeda, karena kehadiran Bupati Jember Faida secara langsung. Kehadiran Faida dalam rapat paripurna DPRD Jember terbilang jarang, terutama di masa bhakti DPRD Jember 2019 - 2024 itu. Karenanya, kehadiran Faida tersebut mendapatkan pujian dari anggota dewan, seperti dilontarkan oleh anggota DPRD Jember dari Gerindra Sunardi.

"Terimakasih kehadiran ibu bupati. Saya harapkan, ibu bupati tidak berhalangan dan bisa selalu hadir di setiap paripurna di gedung DPRD Jember," ujar Sunardi.

Peristiwa 'unik' kedua adalah keluarnya Faida dari ruang rapat paripurna sebelum ketua sidang menutup rapat tersebut. Faida keluar ketika anggota DPRD Jember dari PAN Nyoman Aribowo bertanya melalui mekanisme interupsi. Sebelum Nyoman, anggota DPRD Jember dari Partai Demokrat Agusta Jaka Purwana juga melakukan interupsi.

Kedua anggota dewan tersebut bertanya setelah Bupati Faida menyampaikan pidato tanggapan atas persetujuan lima Raperda tersebut. Ketua sidang paripurna yang juga Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi sudah hendak mengetuk palu untuk menutup sidang.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved