Virus Corona di Kota Malang

FAKTA 1 Dosen UM Positif Covid-19, Dirawat di RSSA Malang Sejak 7 April, Pernah Ikut Pembekalan Haji

Koordinator Satgas Kewaspadaan Covid-19 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Markus Diantoro menyatakan ada satu dosen UM yang terkonfirmasi positif.

IST via Kompas.com
(ILUSTRASI) UPDATE virus Corona di Indonesia, pasien positif Covid-19 capai 134 orang, ada 17 kasus baru. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Koordinator Satgas Kewaspadaan Covid-19 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Markus Diantoro MSi menyatakan ada satu dosen UM yang terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan sedang dirawat di RSSA Malang sejak 7 April 2020.

"Satgas Kewaspadaan Covid-19 UM mendapatkan informasi bahwa dosen tersebut kemungkinan besar tertular penyakit Covid-19 saat mengikuti pembekalan terintegrasi calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 9 — 18 Maret 2020," jelas mantan Dekan FMIPA UM ini dalam rilisnya, Senin (14/4/2020).

Nafsu Bejat Pria di Malang Ini Tega Cabuli 3 Bocah di Rumahnya, Polisi Ungkap Status si Pelaku

Pengakuan Sedih Napi Tak Mau Bebas karena Corona, Kisah Kontras Ada di Malang, Malah Kembali Berulah

Pemkot Malang Beri Santunan Uang Bagi Warga Terdampak Corona Akhir April: Pakai By Name By Address

Dikatakan, kondisinya baik dan dalam pemantauan serta perawatan di rumah sakit. Adapun kegiatannya di Surabaya itu tidak terkait dengan tugasnya sebagai dosen UM. "Untuk itu, Satgas melakukan pelacakan riwayat kontak dosen tersebut terhitung 14 hari ke belakang sejak tanggal konfirmasi tersebut di lingkungan UM. Juga telah menghubungi siapapun yang terindikasi ada kontak fisik dengan dosen tersebut," jelasnya.

Di luar itu, satgas juga melakukan skrining kesehatan pada civitas akademi UM dengan menyebarkan kuesioner secara daring mulai 7 Maret-12 April 2020. Penyebaran kuesioner dilakukan dua periode. Yaitu periode pertama (17-23 Maret 2020) diperoleh total responden sebanyak 10.785, dengan rincian 520 (4,8%) dosen, 398 (3,8%) tenaga kependidikan dan 9.860 (91,4%) mahasiswa.

Sementara pada periode kedua pada 24 Maret 2020-12 April 2020 diperoleh total responden sebanyak 6.232 orang, dengan rincian, 414 ( 6,7%) dosen, 327 (5,3%) tenaga kependidikan dan 5.491 (88,1 %) mahasiswa. Ditambahkan Ifa Nursanti, Kasubag Humas UM, hasil skrining periode pertama, sebanyak dua persen responden yang berisiko. Dan periode kedua, sebanyak enam persen responden beresiko.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved