Virus Corona di Madiun

Pemkab Madiun Anggarkan Rp 40 Miliar untuk Tangani Pandemi Virus Corona

Pemkab Madiun bahkan telah mengalihkan sejumlah anggaran program atau kegiatan di tiap OPD untuk mengatasi pandemi virus Corona.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Madiun, Ahmad Dawami. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah Kabupaten Madiun sangat serius menangani bencana virus Corona (Covid-19) di wilayahnya.

Pemkab Madiun bahkan telah mengalihkan sejumlah anggaran program atau kegiatan di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengatasi pandemi virus Corona.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, mengatakan, Pemkab Madiun telah menyiapkan alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 yang digelontorkan melalui APBD dan dana desa.

Bupati Madiun Minta Seluruh Perangkat Desa Intens Sosialisasikan Protokol Covid-19 ke Warga

Warga yang Mudik ke Kabupaten Madiun Wajib Lapor Kepala Desa, Pemkab Siapkan Tempat Isolasi

“Seluruh anggaran APBD dan dana desa sekarang harus fokus pada pencegahan dan penanganan Covid-19. Memang saat ini sektor perekonomian kita turun, dan ini juga dirasakan seluruh negara yang terdampak Covid-19. Tapi dengan memfokuskan anggaran APBD dan dana desa, semoga dapat mengurangi beban hidup masyarakat, khususnya warga tidak mampu yang terisolasi," katanya ketika dikonfirmasi, Senin (13/4/2020).

Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto mengatakan, nominal anggaran tahap pertama yang dialihkan sebanyak Rp 40 miliar.

Dari jumlah tersebut, Rp 8 miliar di antaranya telah digunakan untuk sejumlah kegiatan pencegahan virus Corona.

“Ada beberapa kegiatan yang alokasi dananya diambilkan dari pengalihan APBD tahun 2020. Pergeseran anggaran untuk penanganan wabah virus Corona ini sudah diberitahukan kepada DPRD dengan alokasi tahap pertama Rp 40 miliar," kata Tontro Pahlawanto.

Pemkab Madiun Awasi ODP Covid-19 Secara Ketat, Jamin Kebutuhan Pokok Warga yang Jalani Isolasi

Penutupan Sejumlah Jalan di Kota Madiun Dikeluhkan Warga Kabupaten Madiun, Dua Kepala Daerah Bertemu

Ia menuturkan, dana APBD yang dialihkan tersebut merupakan pos anggaran kegiatan di tiap OPD yang dinilai tidak terlalu penting dan bisa ditunda tahun depan.

Sementara itu, sebagian anggaran sudah digunakan untuk upaya tanggap darurat.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved