Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Madiun

Penutupan Sejumlah Jalan di Kota Madiun Dikeluhkan Warga Kabupaten Madiun, Dua Kepala Daerah Bertemu

Sejumlah kendaraan besar dari arah Surabaya menuju Ponorogo terpaksa melewati Jalan Munggut, Kabupaten Madiun.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/RAHADIAN BAGUS
Sebuah truk bertonase berat melawati Jalan Munggut Kabupaten Madiun, akibat ditutupnya Jalan Thamrin, hanya diberlakukan satu arah, Jumat (3/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pembatasan jalan masuk ke wilayah Kota Madiun menyebabkan kendaraan besar harus memutar lewat Jalan Raya Munggut, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, karena Jalan Thamrin hanya dilewati searah, dari selatan ke Ponorogo.

Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan besar dari arah Surabaya menuju Ponorogo terpaksa melewati Jalan Munggut, Kabupaten Madiun.

Padahal, di sepanjang Jalan Munggut terdapat dua jembatan kecil yang tidak dapat dilewati kendaraan bertonase lebih dari 20 ton.

Petugas Periksa Ketat Orang yang akan Masuk ke Kota Batu, Cek Suhu Tubuh hingga Tekanan Darah

Tim Medis Melacak Riwayat Pasien Positif Covid-19 di Madiun, Keluarga Diminta Mengisolasi Diri

Seorang warga Kelurahan Munggut, Jono, mengaku khawatir kendaraan bertonase berat yang lalu-lalang di Jalan Munggut dapat mengakibatkan kecelakaan.

Sebab, jalan Mungut hanya sekitar enam meter, dan tidak diperuntukkan untuk kendaraan bertonase berat.

Selain itu, pada Rabu (1/4/2020) dan Kamis (2/4/2020), ada kendaraan berat yang melintas menyebabkan kabel yang melintang di Jalan Munggut putus akibat tersangkut.

"Sekarang jadi ramai, gara-gara jalan di kota ditutup, kami khawatir kalau ada kecelakaan. Selain itu kemarin, ada kabel putus tersangkut," katanya, saat ditemui di lokasi, Jumat (3/4/2020).

Madiun Dikepung Zona Merah Covid-19, Pemkot Tutup 11 Ruas Jalan Utama, Akan Berlangsung 24 Jam

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Tulungagung Bagikan 20.000 Masker Kain Buatan UMKM Lokal

Menindaklanjuti keluhan warga, Bupati Madiun, Ahmad Dawami langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Madiun, Maidi.

Dua kepala daerah tersebut bertemu di Carrefour, Jumat (3/4/2020).

"Sore hari ini saya rundingan dengan pak wali kota. Kita nggak bisa langsung nutup nggak bisa. Tapi opsi-opi lain harus kita jalankan semuanya, jadi artinya menyangkut saluran distribusi logistik, dari arah utara (Ponorogo), dalam dua hari akan kita evaluasi, akhirnya nanti seperti apa kita tunggu," kata Ahmad Dawami.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini menuturkan, berbeda dengan kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Madiun, Pemkab Madiun tidak melakukan pentutupan jalan.

"Kami di kabupaten mengambil opsi, bahwa yang masuk dalam kategori ODP, kami minta untuk mengkarantina di rumah. Makanya sampai hari ini kami melakukan pencarian ODP semuanya," pungkasnya.

Satu Warga Madiun Positif Corona, Tiap Pendatang Lewat Tol Diperiksa Suhu Tubuh, Identitasnya Didata

Polisi Tambah Waktu Penerapan Kawasan Physical Distancing di Kota Blitar, Kini Mulai Jumat

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi membantah telah melakukan pentutupan jalan. Pihaknya hanya menutup sebagian jalan menuju akses keramaian, misalnya ke tempat wisata.

"Yang ditutup yang menuju akses keramaian tempat wisata, tempat kerumunan. Tetapi yang untuk pusat perekonomian, seperti pasar besar, mal, rumah sakit, 24 jam tidak tutup," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved