Virus Corona di Bangkalan

Lapak Pedagang Pasar Burung Bangkalan Dibubarkan Polisi, Diimbau Jual via Online saat Pandemi Corona

Personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP membubarkan lapak pedagang pasar burung di Bangkalan cegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/AHMAD FAISOL
Pasar sore khusus jual beli beragam jenis burung di Jalan Panglima Sudirman, Kampung Jagalan Kelurahan Bancaran, Bangkalan menjadi sasaran tindakan preventif personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Senin (14/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Pasar sore khusus jual beli beragam jenis burung di Jalan Panglima Sudirman, Kampung Jagalan Kelurahan Bancaran, Bangkalan menjadi sasaran tindakan preventif personel gabungan di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Senin (14/4/2020).

Seusai memberikan imbauan, belasan personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Bangkalan membubarkan para pedagang burung yang membuka lapak di atas trotoar.

Lurah Pejagan Imam Mustari mengungkapkan, kegiatan tersebut sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sikap Mulia Anak 4 Tahun di Sampang Bantu Tim Medis Corona, Rela Pecah Celengan Sumbangkan ke Dokter

"Kami menindaklanjuti laporan masyarakat. Karena selain berlokasi di pinggir jalan, berkumpulnya warga sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19," ungkap Imam.

Ia berharap, para penjual burung bisa memahami situasi dan kondisi hingga pemerintah menyatakan aman dari wabah Covid-19.

"Kami meminta untuk sementara berjualan burung di rumah, bisa melalui sistem online. Sehingga tidak terjadi kerumunan warga," pungkasnya.

Sumbangan Kaesang ke Korban Covid-19 Dinyinyir, Anak Presiden Emosi Bahas Logo, Ngegas: Maumu Apa?

Reuni Terakhir Jadi Maut, Dampak Sepelekan Corona, 3 Orang Tewas, Miris Kronologi Penularan di Pesta

Pasar sore khusus burung berkicau tersebut beroperasi setiap hari sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang petang.

Kendati jam buka hanya sebentar, namun pasar burung itu menjadi jujukan mengais pencaharian sejumlah penjual burung asal Surabaya.

Seperti halnya Slamet (45), warga kawasan Ampel Surabaya yang menekuni usaha jual beli burung sejak 2005.

1 Orang Positif Corona di Bangkalan Sering PP Madura-Surabaya, Minta Paksa Pulang Sebelum Rawat Inap

"Mau bagaimana lagi, saya memaklumi karena memang situasi dan kondisinya seperti ini," ungkapnya dengan nada lirih kepada TribunJatim.com.

Menurutnya, wabah Covid-19 yang telah melanda seluruh negara termasuk Indonesia, merupakan teguran Allah SWT kepada manusia.

"Makanya dikasih virus. Karena kita kebanyak lupa," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved