Berkas Kasus Memiles Dinyatakan P21, 5 Petinggi PT Kam And Kam Segera Disidang

Berkas kasus investasi bodong via aplikasi 'Memiles' yang dijalankan 'PT Kam and Kam', dinyatakan lengkap alias P21.

KOMPAS.COM/A. FAIZAL
Polisi amankan uang nasabah investasi MeMiles sebesar Rp 122 miliar. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkas kasus investasi bodong via aplikasi 'Memiles' yang dijalankan 'PT Kam and Kam', dinyatakan lengkap alias P21.

Hari ini, Rabu (15/4/2020) sejumlah barang bukti beserta lima orang petinggi perusahaan tersebut yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pantauan TribunJatim.com, sekira pukul 10.30 WIB, satu diantara tersangka Kamal Tarachan alias Sanjay yang bertindak sebagai direktur perusahaan tersebut dikeler ke gudang penyimpanan barang bukti milik Ditrektorat Tahanan dan Barang Bukti (Ditahti) Polda Jatim.

Mengenakan pakaian tahanan berwarna orang, bersandal jepit dan tentunya masker penutup hidung dan mulut, Sanjay melenggang masuk ke area gedung sebenarnya mirip sebuah hanggar.

Dengan pengawalan ketat penyidik Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, Sanjay mulai menghitung mobil-mobil yang menjadi barang bukti atas kasus yang menjeratnya, sebelum nanti dibawa oleh pihak Kejaksaan Tinggi Negeri.

Di antaranya, 28 mobil berbagai merek, 60 alat penanak nasi berbagai merek, 15 ikat tas bergambar logo Memiles, lima karung berisi sepatu berbagai merek, lima kulkas.

Kemudian, tiga motor jenis matik, 20 lapot, enam unit server, 23 ponsel milik pejabat perusahaan tersebut, dan rekening koran BCA periode Maret hingga Desember 2019.

Termasuk uang hasil penyitaan dari para saksi, member dan kelima tersangka, yakni sekira Rp 150 Miliar.

Semua barang bukti merupakan barang operasional perusahaan yang rencananya bakal digunakan sebagai reward atau hadiah kepada para member aplikasi yang mengikuti bisnis tersebut.

VIRAL Foto Oknum Polisi Pria Bermesraan dengan Laki-laki, Ancam Korban, Modus Iming-iming Lolos Tes

GP Ansor Jatim dan Tokoh Lintas Agama dan Budaya Sebar 1000 Sembako, Pertama di Pasuruan

Penjelasan Indonesia Bisa Alami Gelombang Kedua Virus Corona, Peneliti: Pemerintah Belum Memahaminya

Halaman
123
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved