Geger Polisi Pangkat Kompol Tergeletak di Kantor Polres Jombang, Sempat Ngeluh Pusing, Lihat Ending

Kepala Bagian Perencanaan Polres Jombang, Komisaris Polisi Sutono dikabarkan meninggal di ruangannya, Rabu malam (15/4/2020).

net
Ilustrasi meninggal 

TRIBUNJOMBANG.COM, JOMBANG - Kepala Bagian Perencanaan Polres Jombang, Komisaris Polisi Sutono dikabarkan meninggal di ruangannya, Rabu malam (15/4/2020).

Kapolres Jombang AKBP Boby P Tambunan, menjelaskan kronologi Kabag Ren Kompol Sutono meninggal dunia. Saat itu, kondisi almarhum baik bahkan sempat bercengkrama dan makan bareng anggotanya dari pagi sampai sore di Polres Jombang.

"Almarhum masih ketemu saya kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB dan tidak ada gejala apa-apa" ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com melalui sambungan telepon, Kamis (16/4/2020).

Demi Bisnis & Nafsu Liar, Pasutri Jombang Layani Kencan Bertiga di Hotel Sidoarjo, Malu & Fantasi

Jual Kemolekan istri, Warga Jombang ini Cari Keuntungan Finansial dan Sensasi Seksual

Pria Jombang Kerap Rekam Istri Sebelum Gabung Main Bertiga, Polisi Kuak Alasannya: Penuhi Fantasi

Ia mengatakan dari informasi pihak keluarga bahwa yang bersangkutan sempat menelepon istrinya dan mengeluh pusing kepala sekitar pukul 17.30 WIB.

Kemudian, anaknya itu ada dokter diberi obat batuk dan pilek karena kemungkinan kurang enak badan.

Katanya, istri almarhum menelepon yang bersangkutan namun tidak diangkat, sekitar pukul 19.00 WIB.

Karena tidak kunjung ada jawaban, istrinya yang tinggal di Kabupaten Nganjuk berupaya menghubungi istri dari Kabag Ops Polres Jombang.

Setelah itu, Kabag Ops menghubungi anggota piket Propram untuk memastikan kondisi yang bersangkutan di ruangannya.

"Ternyata di ruangan (Kompol Sutono, Red) sudah ditemukan dalam kondisi tergeletak sekitar pukul 20.30 WIB," ungkapnya.

Masih kata Boby, saat diperiksa kondisi yang bersangkutan sudah tidak ada tekanan denyut nadi. Setelah itu, Kompol Sutono dibawa ke RSUD Kabupaten Jombang. Petugas medis menyatakan yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan dokter itu penyebab meninggal diduga karena penyakit jantung," bebernya.

Ditambahkannya, keluarga besar Polres Jombang tentunya sangat berduka sekaligus merasa kehilangan atas meninggalnya almarhum. Seiring doa semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta ketabahan.

Jenazah almarhum dikebumikan di kampung halamannya di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Kamis (16/4/2020) pukul 11.00 WIB.

"Saya minta masyarakat tidak berspekulasi bahwa penyebab meninggal bukan karena Covid-19, karena sudah ada surat keterangan dari rumah sakit yang bersangkutan meninggal karena penyakit jantung," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved