Virus Corona di Gresik

Rencana PSBB di Gresik: Dishub Bakal Batasi Penumpang Moda Transportasi Umum, Termasuk Ojek Online

Rencana PSBB di Kabupaten Gresik, Dinas Perhubungan sebut akan ada pembatasan moda transportasi umum termasuk ojek online.

TRIBUNJATIM.COM/WILY ABRAHAM
Petugas gabungan saat melakukan pemeriksaan kepada sopir bus di Terminal Bunder, Kabupaten Gresik. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) rencananya akan segera diterapkan di tiga daerah, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

Jika PSBB diterapkan, Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan pembatasan penumpang pada moda transportasi umum.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah memutus mata rantai virus Corona (Covid-19) diterapkan di Kabupaten Gresik.

Sosok Ibu Nikita Mirzani yang Tak Terekspos, Berhijab, Blasteran & Suka Emas, Jedar: Mirip Kak Fitri

Aib China Bakal Soal Corona Bakal Dibongkar AS & Eropa, Pasar Hewan Wuhan Hanya Pengalihan Isu?

Sekadar informasi, PSBB tidak hanya berlaku pada pembatasan moda transportasi.

Melainkan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 9 tahun 2020 tentang pedoman PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 juga menerapkan peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum dan sosial.

Kepala Dishub Pp Gresik, Nanang Setiawan mengatakan penerapan PSBB masih menunggu persetujuan.

FAKTA 1 PDP Covid-19 di Pamekasan Masuk Ruang Isolasi RS, Remaja 17 Tahun yang Bekerja di Malang

Cerita Bek Timnas U-16 Bantu Orang Tua Jualan Pukis dan Ikan di Pasar Saat Libur TC: Sudah Biasa

"Jika diterapkan akan ada pembatasan moda transportasi," ujarnya, Senin (20/4/2020).

Artinya, mengurangi jumlah penumpang untuk moda transportasi penumpang seperti bus, angkutan umum.

Tapi untuk angkutan barang dan angkutan yang berkaitan dengan kebutuhan pokok, pertahanan serta keamanan itu diperbolehkan.

Malang Dapat Anjuran Karantina Wilayah dari Pemprov, Sutiaji: Akan Kami Lakukan, Meski Ada Kelemahan

"Jadi hanya boleh terisi separuh saja. Itu harus berjarak duduknya. Misal bus penumpang. Hanya boleh terisi maksimal 50 persen saja. Atau separuh dari kapasitas penumpang," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved